BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

WEF 2026: Momentum Indonesia Tarik Modal Asing dan Perkuat Ekonomi Nasional

Adelia Syafitri - Jumat, 16 Januari 2026 22:36 WIB
WEF 2026: Momentum Indonesia Tarik Modal Asing dan Perkuat Ekonomi Nasional
Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance, Dradjad Wibowo. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kehadiran Indonesia dalam World Economic Forum (WEF) 2026 melalui Danantara Indonesia dinilai menjadi angin segar bagi perekonomian nasional.

Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Dradjad Wibowo, menekankan pentingnya forum global ini untuk membangun kepercayaan investor internasional.

"Forum ini tepat untuk Indonesia hadir kembali, karena para tokoh penting di jaringan keuangan, investasi, bisnis, dan inovasi dunia hadir di sana. Kehadiran Danantara menjadi momentum strategis untuk menjelaskan kebijakan ekonomi nasional," kata Dradjad Wibowo, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga:

Presiden Republik Indonesia dijadwalkan hadir dalam WEF 2026 di Kota Davos, Swiss, pada 19–23 Januari, didampingi CEO Danantara Rosan Roeslani serta sejumlah menteri, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Kehadiran Indonesia dalam forum ini menjadi yang pertama dalam 10 tahun terakhir sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2011.

Dradjad menekankan bahwa peran Danantara sebagai badan pengelola modal negara senilai 1 triliun dolar AS menjadi salah satu faktor kunci dalam membangun confidence investor global.

"Ini kesempatan menjelaskan iklim bisnis yang dibangun oleh Danantara dan memperkuat engagement strategis dengan para pelaku usaha dunia," ujarnya.

Mohamad Al-Arief, Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia, menambahkan, kehadiran Indonesia di WEF juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan tata kelola badan investasi strategis nasional.

"Kami bersiap menjadi mitra terpercaya bagi para investor global dan memastikan seluruh akses modal dan peluang investasi dapat dimanfaatkan untuk pembangunan nasional," ujar Al-Arief.

Dradjad menilai momentum WEF 2026 penting untuk menyiapkan investor global agar nyaman dengan ekosistem bisnis di Indonesia.

Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi dan memperkuat posisi ekonomi di kancah internasional.*

(an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Proyek Whoosh Dinilai Belum Efektif, INDEF Peringatkan Risiko keuangan Negara
Indef Ragukan Data Kemiskinan BPS: Garis Kemiskinan Dinilai Tak Relevan dengan Kondisi Lapangan
Turis Kembali Jatuh di Rinjani! Evakuasi Udara Jadi Pilihan Utama
Gletser Alpen Runtuh, Desa Blatten Hancur Diterjang Longsoran Es dan Debu
Cuaca Buruk di Bali, Mobil Wisatawan Asing Hancur Tertimpa Pohon
Swiss Tawarkan Bonus untuk Warga Baru yang Pindah ke Desa Albinen
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru