Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pangan pasca bencana yang berdampak pada peternakan lokal.
Gubernur Aceh memulai agenda pertemuan dengan Asisten Deputi Tata Niaga dan Perdagangan Pangan Luar Negeri Kemenko Pangan, Lorenta P.K. Siahaan, M.B.A.
Dalam pertemuan tersebut, Muzakir menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat proses perizinan dan kelancaran distribusi ternak impor ke Aceh.
Selanjutnya, Gubernur Aceh menemui Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Aceh menjaga ketahanan pangan daerah dan harapannya agar percepatan impor ternak dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat.
"Pemerintah Aceh tidak ingin masyarakat terbebani kelangkaan atau lonjakan harga. Karena itu, kami berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat agar pasokan ternak segera terpenuhi," tegas Muzakir Manaf.
Melalui langkah diplomasi pangan ini, Pemerintah Aceh berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan tenang, stabilitas harga terjaga, dan aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional tetap bergerak.*
(dh)
Editor
: Adam
Gubernur Aceh Percepat Impor Ternak, Pastikan Stok Daging Aman Jelang Ramadhan