BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Harga Emas Antam Menyentuh Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Lonjakan Harga Emas Global ke US$5.000

Raman Krisna - Senin, 26 Januari 2026 09:24 WIB
Harga Emas Antam Menyentuh Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Lonjakan Harga Emas Global ke US$5.000
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencetak rekor, mendekati level Rp3.000.000 per gram pada perdagangan Senin (26/1/2026).

Lonjakan ini seiring harga emas global yang menembus rekor tertinggi sepanjang masa di level US$5.000 per troy ounce.

Berdasarkan data dari laman resmi Antam, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.917.000, sedangkan ukuran 0,5 gram dijual Rp1.508.500.

Baca Juga:

Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas Antam tercatat: 5 gram Rp14.360.000, 10 gram Rp28.665.000, 25 gram Rp71.537.000, 50 gram Rp142.995.000, hingga 1.000 gram senilai Rp2.857.600.000.

Harga buyback (jual kembali) emas Antam juga mengalami kenaikan, mencapai Rp2.750.000 per gram, naik Rp28.000 dari perdagangan sebelumnya.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi buyback emas di atas Rp10 juta dikenai PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP.

Pembelian emas batangan juga dikenai pajak 0,45% bagi NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.

Penguatan harga emas global dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan Amerika Serikat.

Harga emas spot pagi ini menguat 1,25% ke kisaran US$5.049,9 per troy ounce, sementara kontrak emas berjangka Comex April 2026 naik 1,24% ke US$5.079,20 per troy ounce.

Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Theodorus Melvin, menilai sentimen utama penguatan emas berasal dari kekhawatiran investor terhadap kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump, termasuk ancaman tarif 100% terhadap Kanada bila melanjutkan kesepakatan dagang dengan China.

Selain itu, pasar juga menanti keputusan Trump terkait pemilihan calon Ketua The Fed yang akan menggantikan Jerome Powell pada Mei 2026.

"Investor mencari aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan global. Emas menjadi pilihan utama," ujar Melvin.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bapanas Catat Penurunan Harga Daging Sapi, Ayam, dan Telur Jelang Ramadan 2026
Update Harga Pangan 25 Januari 2026: Beras dan Cabai Mulai Turun, Telur dan Minyak Goreng Naik
Beli atau Jual? Cek Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini
Realisme Global, Dunia (Tak) di Ambang Perang
Hadiri Wisuda XXXV UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas Generasi Muda
Harga Emas Meroket Hampir Rp 2,9 Juta per Gram, Ini Saran Ekonom
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru