BREAKING NEWS
Sabtu, 23 Mei 2026

Prabowo Tegaskan: Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang, Investor Aman!

Dharma - Kamis, 19 Februari 2026 13:26 WIB
Prabowo Tegaskan: Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang, Investor Aman!
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON DCPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah mengalami gagal bayar utang alias default.

Pernyataan ini disampaikannya di hadapan para pengusaha Amerika Serikat dalam Gala Iftar Business Summit yang diselenggarakan di US Chamber of Commerce, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

"Kami telah mengelola ekonomi kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar, sekalipun dalam sejarah kami. Pemerintahan berikutnya selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya, meskipun mereka mungkin merupakan lawan politik yang keras satu sama lain. Tradisi masyarakat kami adalah menghormati kewajiban," ujar Prabowo.

Baca Juga:

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan fiskal antar pemerintahan di Indonesia, sebagai bentuk jaminan keamanan investasi bagi investor asing.

"Tradisi kami menghormati utang adalah bukti kredibilitas dan komitmen Indonesia terhadap pasar internasional," tambahnya.

Menurut data Bank Indonesia, Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV-2025 mencapai US$ 431,7 miliar atau sekitar Rp 7.298 triliun (kurs Rp 16.906). Angka ini meningkat dari posisi triwulan III-2025 sebesar US$ 427,6 miliar.

Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada level 29,9%, dengan sebagian besar merupakan ULN jangka panjang sebesar 85,7%.

Secara rinci, ULN pemerintah tercatat US$ 214,3 miliar, meningkat dari US$ 210,1 miliar pada triwulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional.

Pernyataan Prabowo ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi investor, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tetap konsisten dalam menjaga reputasi fiskal di mata dunia.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Saksikan 11 MoU RI-AS Senilai USD 38,4 Miliar, Sektor Strategis Terlibat
Dewan Perdamaian Trump: Ambisi Global atau Tandingan PBB?
Perundingan Intens Berbulan-bulan, Prabowo: Kesepakatan Tarif Sudah Solid
Paripurna DPR Putuskan MKMK Tak Berwenang Proses Laporan Adies Kadir
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.318 Triliun di Kuartal IV 2025
Peringkat IPK Turun, Pemerintah Tegaskan Upaya Pemberantasan Korupsi Tak Boleh Lelah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru