Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Industri perfilman nasional, meski menunjukkan angka penonton yang tinggi dan pangsa pasar domestik mencapai 65 persen, dinilai belum sepenuhnya sehat dan merata bagi seluruh pelakunya.
Hal ini disampaikan Budi Mulyawan, Pendiri Jaya Center Foundation dan Pembina Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026, dalam pertemuan dengan Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Syaifullah, S.E., M.Ec., Ph.D, pada Kamis (26/2/2026).
Menurut Budi, keberhasilan kuantitatif tersebut tidak bisa menutupi masalah struktural di industri film Indonesia, yang masih terpusat pada rumah produksi besar.Baca Juga:
Sineas independen dan UMKM film di daerah kerap menghadapi keterbatasan pendanaan, distribusi, dan perlindungan kerja.
"Kalau kita hanya melihat dari sisi jumlah penonton dan dominasi pasar, memang membanggakan. Tapi pertanyaannya, siapa yang paling banyak menikmati keuntungan itu? Apakah sudah merata sampai ke komunitas dan pelaku film di daerah?" ujar Budi.
.jpeg)
Budi menekankan urgensi demokratisasi perfilman berbasis UMKM sebagai solusi pemerataan kesempatan dan penguatan industri secara berkelanjutan. Ia menilai reformasi ini penting dari perspektif sosial, ekonomi, dan budaya.
Dari sisi sosial, demokratisasi membuka peluang bagi talenta muda dari seluruh Indonesia, termasuk Papua, Sumatera, Kalimantan, dan NTT, untuk berkarya profesional.
"UMKM film bisa menjadi laboratorium kreatif bagi SDM lokal," katanya. Ia juga menyoroti keadilan kerja bagi kru film, yang sering menghadapi jam kerja ekstrem tanpa jaminan sosial yang jelas.
Dari sisi ekonomi, Budi menegaskan bahwa produksi film, bahkan skala kecil, bisa menggerakkan UMKM lokal, membuka lapangan kerja, dan mempromosikan pariwisata daerah.
Skema pembiayaan inklusif seperti pinjaman lunak, matching fund, dan kolaborasi dengan lembaga keuangan mikro dianggap kunci agar UMKM film tetap kompetitif.
Dari sisi budaya, demokratisasi berbasis UMKM akan mendorong keberagaman cerita dan identitas nasional.
"Daya saing global bukan soal budget besar, tapi kekayaan narasi. Cerita lokal yang kuat bisa jadi kekuatan soft power Indonesia," jelasnya.
Budi juga menekankan perlunya literasi film agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen pasif, tetapi mampu mengapresiasi karya secara kritis. Ia menekankan bahwa keberhasilan industri tidak cukup diukur dari angka box office, melainkan dari distribusi manfaat yang adil.
"Ini bukan sekadar pilihan kebijakan. Ini kebutuhan. Industri yang sehat adalah industri yang tumbuh bersama, bukan hanya untuk segelintir pihak," pungkasnya.*
(dh)
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN