Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketakwaan dan Keimanan di Bulan Suci Ramadan
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepad
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Rencana pemerintah untuk segera mengeksekusi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia mendapat sorotan dari para pakar energi.
Anggota Dewan Energi Nasional 2021–2025, Agus Puji Prasetyono, menilai PLTN merupakan langkah strategis dalam mempercepat transisi energi nasional dan menekan kesenjangan akses listrik antarwilayah.
"Konsumsi energi per kapita kita masih rendah. Ini menunjukkan sektor industri belum tumbuh optimal, dan elektrifikasi belum merata," kata Agus dalam agenda Diskusi Publik bertajuk Memahami Rencana Pembangunan PLTN di Pangkalpinang, Jumat (27/2/2026).Baca Juga:
Agus menegaskan, persoalan energi nasional tidak hanya soal kapasitas produksi. Masih banyak wilayah terpencil dan kepulauan yang belum menikmati pasokan listrik memadai akibat keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas energi.
Kondisi ini berpotensi memperlebar kesenjangan pembangunan antarwilayah jika tidak diatasi dengan kebijakan progresif.
Menurut Agus, pertumbuhan pembangkit listrik di Indonesia stagnan.
Saat ini, kapasitas pembangkit bertambah sekitar 3–3,5 gigawatt (GW) per tahun, jauh dari kebutuhan untuk menopang industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kalau ingin mengejar ketertinggalan, pertumbuhan pembangkit harus melonjak tiga hingga empat kali lipat, minimal 6–7 GW per tahun," tegasnya.
Selain itu, Agus menyoroti ketimpangan sistem transmisi dan distribusi listrik.
Jaringan yang belum merata membuat efisiensi rendah dan pasokan tidak optimal, sehingga peningkatan kapasitas pembangkit tanpa penguatan infrastruktur tidak akan maksimal.
Dalam konteks transisi energi dan target penurunan emisi karbon, energi baru dan terbarukan belum cukup stabil untuk menopang beban dasar sistem kelistrikan nasional.
Agus menilai, ketergantungan jangka panjang pada energi fosil berisiko tinggi.
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepad
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bukan sekadar status administratif, melainkan kehormatan yang diperoleh melalui proses keta
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, memperkenalkan berbagai produk kriya unggulan kha
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Samsung resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra sebagai ponsel flagship terbarunya, menghadirkan kombinasi spesifikasi kelas atas,
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Meta Platforms memperluas jangkauan Instagram dengan meluncurkan aplikasi khusus untuk perangkat Google TV di Amerika Serikat. K
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Muhammad Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar buka puasa bersama dengan organisasi kepe
NASIONAL
ABU DHABI Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Shei
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026), tertekan oleh sejumlah sentimen global yang memengaruhi pa
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (27/2/2026). Berdasarkan data RTI Infok
EKONOMI