BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

IHSG Menguat Tipis Setelah Pelemahan Akibat Ketegangan Timur Tengah

Adam - Selasa, 03 Maret 2026 09:54 WIB
IHSG Menguat Tipis Setelah Pelemahan Akibat Ketegangan Timur Tengah
IHSG kembali bergerak ke zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: idxchannel)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak ke zona hijau pada pembukaan perdagangan Selasa, 3 Maret 2026.

Kenaikan ini terjadi setelah IHSG sempat melemah kemarin karena ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka pada level 8.059. Pada pukul 09.05 WIB, indeks menguat tipis 0,58% atau 46,11 poin ke level 8.062,94.

Baca Juga:

Sepanjang pagi ini, IHSG diperdagangkan dengan level tertinggi 8.074,05 dan terendah 8.023,12.

Sebanyak 307 saham menguat, 231 saham melemah, dan 165 saham stagnan.

Volume perdagangan tercatat mencapai 4,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,92 triliun, sementara frekuensi perdagangan mencapai 242.482 kali.

Meski kembali menguat pagi ini, tren mingguan dan bulanan masih menunjukkan pelemahan. Selama sepekan, IHSG turun 2,78%, sedangkan secara bulanan pelemahan mencapai 3,35%.

Sejak awal tahun hingga hari ini (year-to-date), IHSG tercatat melemah hingga 6,89%.

Kenaikan IHSG hari ini menandai pemulihan sentimen pasar meski investor tetap diminta berhati-hati mengingat situasi geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar modal.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Koreksi IHSG Terus Berlanjut, Investor Diminta Tetap Rasional di Tengah Eskalasi Geopolitik
Bersaksi di Persidangan Tipikor, Ahok Kaget Kontrak LNG Puluhan Miliar Dolar Tanpa Pembeli
Siap Pimpin TNI AL, Laksdya Hersan Dinilai Punya “Paket Lengkap”
Pasar Saham Tertekan! IHSG Turun 1,88 Persen di Tengah Isu Timur Tengah
Konflik Timur Tengah Guncang Kripto, Bitcoin Anjlok ke US$ 63.840
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026: 1 Gram Rp3,28 Juta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru