Copot Kadis Pertanian BatuBara, Proyek Irigasi Abal Abal Sei Mataram Disorot DPRD Gerindra.
BATU BARA Polemik pembangunan irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kian memanas. A
POLITIK
Oleh Shohibul Anshor Siregar
INDUSTRI peternakan babi di era kontemporer mencerminkan sebuah konvergensi yang kompleks antara dinamika ekonomi agrikultur, urgensi kesehatan publik, keberlanjutan lingkungan, dan sensitivitas sosio-religius yang mendalam. Organisasi industri ini tidak lagi dapat dipahami hanya melalui lensa efisiensi produksi, melainkan harus didekati sebagai sebuah fenomena multidimensi di mana regulasi teknis bersinggungan langsung dengan politik identitas dan sistem kepercayaan global.
Penelitian lintas disiplin mengungkapkan bahwa variasi regional dalam tata kelola peternakan babi sangat dipengaruhi oleh persepsi budaya terhadap hewan tersebut, terutama di wilayah di mana batasan diet agama menjadi faktor determinan dalam kebijakan publik dan interaksi komunal.
Konstruksi Sosiopolitik dan Fenomena Rasialisasi Berbasis Hewan di Malaysia
Di Malaysia, industri peternakan babi telah bergeser dari sekadar sektor ekonomi menjadi arena utama bagi negosiasi identitas etnis dan agama.
Fenomena ini oleh para sosiolog disebut sebagai "rasialisasi berbasis hewan" (animal-linked racialization), sebuah proses di mana hewan tertentu digunakan sebagai instrumen diskursif untuk memperkuat batas-batas antara kelompok hegemonik Melayu-Muslim dan komunitas petani babi etnis Tionghoa. Melalui pola ini, industri peternakan babi tidak hanya diregulasi secara teknis, tetapi juga secara simbolis diposisikan sebagai ancaman terhadap nilai-nilai nasional dan religius yang dominan.
Analisis terhadap diskursus publik di Malaysia menunjukkan adanya penggunaan metafora dan bahasa yang secara konsisten merepresentasikan babi sebagai entitas yang kotor dan tidak diinginkan, yang pada gilirannya menjustifikasi kebijakan zonasi yang diskriminatif dan pengetatan ruang gerak bagi para petani.
Praktik rasialisasi ini seringkali bersifat halus dan implisit, namun memiliki dampak nyata pada keberlangsungan ekonomi industri. Elit politik memanfaatkan kiasan agama dan nasionalisme untuk memarginalkan sektor ini, menciptakan kondisi di mana keadilan lingkungan sering kali diabaikan demi kepentingan politik identitas.
Ketegangan ini menunjukkan bahwa peternakan babi di Malaysia melampaui batasan agrikultur murni, menjadi situs konflik komunal yang mencerminkan disjungsi sosial-budaya antara dua kelompok etnis terbesar di negara tersebut.

Studi bahasa dan kekuasaan mengungkapkan bahwa konstruksi sosial terhadap babi dalam budaya pedesaan sering kali didasarkan pada atribusi negatif yang sudah mendarah daging, yang kemudian diperkuat oleh kebijakan koersif dari pemerintah pusat.
BATU BARA Polemik pembangunan irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kian memanas. A
POLITIK
MEDAN Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Utara (Sumut) memulai 2026 dengan catatan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mela
EKONOMI
DENPASAR Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa melaksanakan kegiatan sambang dan patroli di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Rabu (4/3/20
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal dan berlangsung lebih
NASIONAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) deng
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Rabu (4/3/2026), menyusul operasi tangkap tangan (OT
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke SD Negeri 02 Desa Kampung Lalang,
NASIONAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara menerima bantuan perbaikan rumah rusak bencana Hidrometeorologi Siklon Senyar Tahap II, sebanyak
PEMERINTAHAN
TANJUNG BALAI Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim Batubara, SE, MAP, bersama jajaran Pemerintah Kota melaksanakan Safari Ramadan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim, SE, MAP, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
PEMERINTAHAN