BREAKING NEWS
Jumat, 06 Maret 2026

Airlangga Ungkap RI Kekurangan Insinyur, Industri Digital Butuh 150 Ribu Tenaga Ahli Baru

Adelia Syafitri - Jumat, 06 Maret 2026 12:17 WIB
Airlangga Ungkap RI Kekurangan Insinyur, Industri Digital Butuh 150 Ribu Tenaga Ahli Baru
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ekon.go.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sementara di Indonesia, teknologi AI generatif diperkirakan mampu menambah kontribusi ekonomi hingga 243,5 miliar dolar AS.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar teknologi digital, tetapi juga berupaya menjadi pencipta dan pemilik inovasi teknologi.

"Indonesia adalah pasar potensial yang besar. Namun kita harus memastikan bahwa kita tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta dan pemilik teknologi tersebut," ujar Airlangga.

Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 124 miliar dolar AS pada 2025, menjadikannya yang terbesar di kawasan ASEAN.

Pemerintah juga menargetkan Indonesia masuk 45 besar Global Innovation Index pada 2030 sebagai bagian dari strategi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045.*

(mt/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cadangan Devisa RI Turun Menjadi US$ 151,9 Miliar, BI Pastikan Ketahanan Eksternal dan Stabilitas Makroekonomi Tetap Terjaga
Selat Hormuz Ditutup, Waka MPR: RI Punya Alternatif Pasokan Migas
Bali Bersih Sampah: Menteri LH dan Gubernur Koster Serukan Pilah Sampah dari Sumber
Ngaku Tak Paham Hukum karena Pedangdut, Fadia Arafiq Disentil Wamendagri Bima Arya
Lebaran 2026 Semakin Dekat: Muhammadiyah Pastikan Tanggal, Pemerintah Siapkan Sidang Isbat
Mau Cepat Dapat Pekerjaan? Walk-In Interview Jadi Solusi Kemnaker
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru