Diduga Dibiarkan, Harga Sembako di Batu Bara Makin "Mencekik" Warga
BATU BARA Kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Batu Bara saat ini kian memprihatinkan dan membebani masyarakat. Harga sejumlah bah
EKONOMI
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menanggapi pengakuan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang menyebut dirinya tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan karena berlatar belakang sebagai penyanyi dangdut.
Menurut Bima Arya, banyak kepala daerah di Indonesia yang tidak berasal dari latar belakang birokrasi. Namun, kata dia, sebagian besar tetap berupaya mempelajari tata kelola pemerintahan setelah menjabat.
"Banyak kepala daerah yang tidak berlatar belakang pemerintahan, tapi mau dan mampu untuk terus belajar," kata Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Kamis, 5 Maret 2026.Baca Juga:
Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri selama ini rutin memberikan pembekalan kepada kepala daerah terkait tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi.
Program tersebut dilakukan bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga.
Meski demikian, Bima menilai praktik korupsi pada akhirnya bergantung pada integritas pribadi masing-masing pejabat daerah.
"Banyak kegiatan pembekalan dari Kemendagri dan kementerian lain. Banyak juga program-program pencegahan korupsi. Tapi semua kembali pada pribadi kepala daerah," ujarnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan sejumlah proyek lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tahun anggaran 2023–2026.
Dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik, Fadia mengaku dirinya memiliki latar belakang sebagai musisi dangdut, bukan birokrat. Ia juga menyebut tidak memahami secara mendalam hukum dan tata kelola pemerintahan daerah.
Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pengakuan tersebut disampaikan Fadia saat proses pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kepala daerah yang sebelumnya dikenal sebagai figur publik di dunia hiburan sebelum terjun ke politik.*
(k/dh)
BATU BARA Kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Batu Bara saat ini kian memprihatinkan dan membebani masyarakat. Harga sejumlah bah
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah memastikan proses restrukturisasi proyek kereta cepat JakartaBandung telah rampung. Saat ini, hasil keputusan tersebut
EKONOMI
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan hasil simulasi ekonomi kepada Presiden Prabowo Subianto. Ber
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengkaji ulang harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Miny
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat. Agenda ini menjadi bagi
POLITIK
JAKARTA Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BIRate di level 4,75 persen pada April 2026. Kebijakan ini dia
EKONOMI
BATU BARA Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Batu Bara semakin memicu kemarahan masyarakat. Harga beras, minyak goreng, hingga ga
EKONOMI
MEDAN Seorang pasien asal Medan, Mimi Maisyarah (48), diduga menjadi korban malapraktik di Rumah Sakit Muhammadiyah setelah rahimnya dis
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut pemerintah masih menghadapi kendala dalam upaya pembebasan dua kapal milik PT Pertamina Int
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji nonsubsidi tidak akan memengaruhi ku
NASIONAL