Terbukti 15 Abad! Al-Qur’an Ungkap Rahasia Sains dan Masa Depan
ACEH BESAR AlQur&039an disebut sebagai mukjizat universal yang relevan sepanjang zaman. Berbeda dengan mukjizat nabi lain yang bersif
AGAMA
JAKARTA – Pemerintah menyatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan sekitar 150 ribu insinyur dalam beberapa tahun ke depan guna mendukung percepatan pengembangan industri digital nasional.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Menurut Airlangga, kebutuhan tenaga insinyur semakin mendesak seiring perkembangan industri berbasis teknologi, termasuk sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan.Baca Juga:
Ia menyebut jumlah insinyur yang dibutuhkan setara dengan peningkatan sekitar 45 persen dari jumlah engineer yang ada saat ini.
"Kita butuh tambahan sekitar 150 ribu engineer dalam satu sampai enam tahun ke depan untuk mendukung pengembangan industri digital," kata Airlangga.
Secara khusus, sektor industri semikonduktor diperkirakan membutuhkan sekitar 15 ribu insinyur guna menopang rantai produksi teknologi tinggi yang kini menjadi fokus pengembangan pemerintah.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan mendorong berbagai program pelatihan vokasi, termasuk retraining dan reskilling tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Selain itu, pemerintah juga menjalin kerja sama internasional untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Salah satunya melalui program pelatihan bagi 15 ribu insinyur yang disiapkan dalam kerja sama antara Danantara dan Arm Limited guna memperkuat ekosistem teknologi digital.
Di sisi lain, Indonesia dinilai mulai menunjukkan kesiapan dalam pengembangan teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Indonesia bahkan menjadi negara pertama di kawasan ASEAN yang menyelesaikan UNESCO AI Readiness Assessment, sebuah evaluasi kesiapan negara dalam mengembangkan teknologi AI secara etis dan berkelanjutan.
Airlangga menuturkan bahwa teknologi AI memiliki potensi besar terhadap perekonomian global. Secara internasional, AI diproyeksikan berkontribusi hingga 15,7 triliun dolar AS terhadap ekonomi dunia pada 2030.
Sementara di Indonesia, teknologi AI generatif diperkirakan mampu menambah kontribusi ekonomi hingga 243,5 miliar dolar AS.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar teknologi digital, tetapi juga berupaya menjadi pencipta dan pemilik inovasi teknologi.
"Indonesia adalah pasar potensial yang besar. Namun kita harus memastikan bahwa kita tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta dan pemilik teknologi tersebut," ujar Airlangga.
Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 124 miliar dolar AS pada 2025, menjadikannya yang terbesar di kawasan ASEAN.
Pemerintah juga menargetkan Indonesia masuk 45 besar Global Innovation Index pada 2030 sebagai bagian dari strategi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045.*
(mt/dh)
ACEH BESAR AlQur&039an disebut sebagai mukjizat universal yang relevan sepanjang zaman. Berbeda dengan mukjizat nabi lain yang bersif
AGAMA
DENPASAR Kepolisian Daerah Bali memastikan potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianya
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum di Bali memperkuat upaya perluasan akses keadilan bagi masyarakat melalui penguatan Pos Bantua
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menggelar rapat koordinasi untuk mengeval
PEMERINTAHAN
ACEH TAMIANG Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sistem instalasi gas medik kepada RSU
KESEHATAN
PALUTA Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menandatangani perjanjian kinerja tahun 2026 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ru
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil suami dan anak Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terkait kasus dugaan korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan pemerintah negaranegara di Timur Tengah tidak merekomendasikan
NASIONAL
SOLO Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo, mengungkapkan isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, J
POLITIK
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus melakukan diplomasi agar dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping dapat
INTERNASIONAL