BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Bahlil Klarifikasi Stok BBM Sisa 20 Hari: Kapasitasnya Memang dari Dulu, Tak Perlu Panic Buying

Adelia Syafitri - Jumat, 06 Maret 2026 21:08 WIB
Bahlil Klarifikasi Stok BBM Sisa 20 Hari: Kapasitasnya Memang dari Dulu, Tak Perlu Panic Buying
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan klarifikasi terkait pernyataannya soal stok bahan bakar minyak (BBM) yang tersisa 20 hari imbas penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran versus Israel dan Amerika Serikat.

Bahlil menegaskan, kapasitas storage penampungan minyak di Indonesia memang sejak dulu hanya untuk 25 hari.

Namun, dia memastikan kepemilikan minyak nasional aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.

Baca Juga:

"Kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu memang kapasitasnya hanya 25 hari. Dari dulu, ini bukan baru sekarang. Standar minimal ketersediaan kita untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari. Sekarang minyak kita 23 hari, jadi aman, tidak perlu panic buying," ujar Bahlil saat ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat malam (6/3/2026).

Menteri ESDM juga menegaskan, Indonesia mengambil minyak mentah dari berbagai wilayah, bukan hanya Timur Tengah.

Saat ini sekitar 20–25 persen pasokan minyak berasal dari kawasan Timur Tengah, sementara sisanya sudah dialihkan dari Amerika, Nigeria, dan Brasil.

"Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East ke Amerika, kemudian dari Nigeria dan Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," tambah Bahlil.

Untuk solar, Indonesia sudah memproduksi penuh dalam negeri.

Sedangkan impor bensin dilakukan dari Singapura dan Malaysia, serta sebagian diproduksi di kilang domestik.

Dengan demikian, stok BBM sisa 20 hari bukan berarti hanya cukup untuk 20 hari, karena produksi dan distribusi terus berjalan.

"Sekali lagi saya katakan aman. Jangan dengar provokasi atau misinformasi yang keliru. Pemerintah akan hadir bersama rakyat, jadi tidak perlu ada rasa cemas berlebihan," tegas Bahlil.*


Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: Konflik di Gaza Tak Bisa Berhenti Seketika Meski Diplomasi Terus Didorong
Momen Haru di Istana Merdeka, Prabowo Teteskan Air Mata Apresiasi Baznas atas Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina: Terima Kasih
Tiga Kepala Dinas di Pemkab Simalungun Dikabarkan Dicopot, Pemda Belum Beri Penjelasan
Dukung Program Indonesia ASRI, Pemko Binjai dan APJATEL Sumut Percepat Penataan Kabel Telekomunikasi di Sejumlah Jalan Kota
Tokoh Pemuda Binjai Minta Indonesia Pertimbangkan Keluar dari BOP Demi Kedaulatan Nasional: Jangan Terlalu Percaya Amerika Serikat dan Israel!
Antrean BBM di SPBU Medan Mengular, Lembaga Konsumen Minta Pemerintah dan Pertamina Sampaikan Informasi Lebih Jelas dan Transparan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru