BREAKING NEWS
Senin, 27 April 2026

Minyak Dunia Tembus US$116! APBN Terancam Jebol?

Adelia Syafitri - Senin, 09 Maret 2026 11:06 WIB
Minyak Dunia Tembus US$116! APBN Terancam Jebol?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jika defisit meningkat tanpa langkah penyesuaian kebijakan, hal itu dapat menjadi sinyal negatif terhadap kemampuan pemerintah dalam menjaga disiplin anggaran.

Secara teori ekonomi, hubungan antara kenaikan harga minyak dan defisit fiskal kerap dijelaskan melalui konsep ceteris paribus, yakni dengan asumsi faktor lain tidak berubah.

Dalam kondisi tersebut, kenaikan harga minyak dapat meningkatkan beban fiskal pemerintah.

Dalam konteks Indonesia, tekanan terhadap APBN biasanya datang dari dua jalur utama.

Baca Juga:

Pertama, pemerintah harus menambah anggaran subsidi energi untuk menjaga harga bahan bakar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kedua, biaya impor energi meningkat karena Indonesia masih berstatus sebagai net importer minyak.

Jika kedua komponen tersebut meningkat sementara penerimaan negara tidak ikut naik, maka defisit anggaran berpotensi melebar.

Namun dalam praktiknya, kondisi ceteris paribus jarang terjadi. Pemerintah masih memiliki sejumlah instrumen kebijakan untuk menahan tekanan terhadap fiskal.

Di antaranya melalui penyesuaian harga energi domestik secara bertahap, efisiensi belanja negara, serta peningkatan penerimaan dari sektor lain.

Harga minyak yang tinggi juga berpotensi meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi.

Kenaikan harga komoditas dapat mendorong peningkatan penerimaan dari bagi hasil migas, serta laba perusahaan energi milik negara seperti PT Pertamina (Persero).

Meski demikian, risiko tetap terbuka apabila harga minyak bertahan tinggi dalam jangka waktu lama.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis: Bahas 10 Kampus Baru, Mahasiswa Palestina, dan Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Polda Bali Pastikan Harga Pangan Stabil
Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Garis Keras Tetap Kuasai Teheran
Rupiah Anjlok ke Rp17.000! Tembus Level Tertinggi Sejak Pandemi dan Krisis 1998
IHSG Jeblok 4,38% di Awal Pekan, Saham Energi Justru Menguat
Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1, Ini Maksud dan Tujuannya Terkait Konflik Timur Tengah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru