BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.912 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Terkoreksi

- Jumat, 13 Maret 2026 09:34 WIB
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.912 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Terkoreksi
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026), seiring mayoritas mata uang Asia lainnya yang turut tertekan.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka di Rp16.912 per USD, melemah 19 basis point atau 0,11% dari posisi penutupan sebelumnya.

Sementara itu, indeks dolar AS bergerak turun tipis 0,04% ke posisi 99,7.

Baca Juga:

Mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS. Pelemahan terbesar terjadi pada dolar Taiwan (-0,37%), diikuti peso Filipina dan rupee India (-0,14%).

Sementara itu, ringgit Malaysia turun 0,06% dan yuan China melemah 0,03%.

Sebaliknya, yen Jepang dan dolar Singapura menguat masing-masing 0,06%, serta won Korea Selatan dan baht Thailand naik 0,05%.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan bergerak melemah di tengah sentimen global yang masih berfluktuasi akibat perkembangan perang di Timur Tengah.

"Pergerakan rupiah pada hari ini masih berkisar di antara Rp16.850 hingga Rp16.950. Tidak ada data domestik penting hari ini, namun dari AS akan dirilis data PDB revisi kedua, data pekerjaan Jolt, dan survei awal sentimen konsumen AS. Rupiah diperkirakan masih akan dikendalikan oleh sentimen global," jelas Lukman.

Dengan sentimen global yang fluktuatif, investor disarankan memantau perkembangan geopolitik dan data ekonomi AS, yang berpotensi memengaruhi nilai tukar rupiah di pasar spot maupun pasar forward.*


(bi/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Melemah di Pembukaan, Saham BMRI dan ANTM Jadi Pendorong Penurunan
Harga Emas Antam Turun Lagi! Kini Rp 3.021.000/Gram
Bobby Nasution Dorong Event Internasional di Sumut untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
BPS Sumut Gelar Sensus Ekonomi 2026: Target 2 Juta Pelaku Usaha, UMKM dan Bisnis Online
RI Masih Tergantung Impor Minyak, Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman
RAT Perdana KKMP Tunggurono, Anggota Didorong Tingkatkan Partisipasi dan Literasi Keuangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru