JAKARTA – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meninjau langsung kesiapan layanan energi di Jawa Tengah menjelang arus mudikLebaran 2026.
Dalam kunjungan kerjanya, Yuliot mengunjungi fasilitas Serambi MyPertamina yang terletak di Ruas Tol KM 379A Batang.
Fasilitas ini dihadirkan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, dengan berbagai layanan tambahan yang dapat dimanfaatkan pemudik.
Yuliot mengapresiasi keberadaan Serambi MyPertamina sebagai fasilitas strategis di sepanjang jalur mudik.
"Ini adalah hal yang dibutuhkan masyarakat, tempat untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Harapannya, masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan mudikLebaran ini," ungkap Yuliot dalam siaran pers, Kamis (19/3/2026).
Selain meninjau fasilitas Serambi MyPertamina, Yuliot juga memastikan kesiapan pasokan energi di wilayah Jawa Tengah selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Menurutnya, cadangan energi nasional saat ini berada di atas batas minimal yang telah ditetapkan, yakni 21 hari.
"Saat ini, cadangan energi yang kita siapkan mencapai 27 hingga 28 hari, yang menunjukkan bahwa pasokan energi dalam kondisi cukup dan terjaga dengan baik," jelasnya.
Kesiapan pasokan energi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Hal ini mencakup ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, LPG untuk kebutuhan rumah tangga, serta pasokan energi listrik yang memadai.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menambahkan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran mudikLebaran 2026.
"Kami telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri untuk memastikan kelancaran pasokan energi selama periode mudik. Semua SPBU akan beroperasi 24 jam, distribusi LPG akan berjalan normal, dan kami juga memastikan armada kapal beroperasi maksimal untuk pasokan antar pulau," ujar Ega.