Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Meskipun pasar kembali aktif setelah libur Lebaran, faktor eksternal seperti kondisi inflasi global dan ketegangan geopolitik akan terus membayangi pergerakan nilai tukar rupiah.
"Dalam perdagangan pekan ini, kemungkinan besar dolar AS akan kembali menguat ke level 101,20. Pelemahan lebih lanjut ke area support 98,73 diperkirakan kecil kemungkinannya," ujar Ibrahim.
Dengan berlanjutnya ketegangan geopolitik dan kenaikan harga energi, tantangan bagi nilai tukar rupiah diperkirakan akan semakin besar.
Para pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap fluktuasi nilai tukar yang dapat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya pergerakan dolar AS yang terus mendapat dukungan dari faktor global.*
(bi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.