BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Harga Cabai Merah Anjlok Pascalibur Lebaran 2026, Pengamat Ekonomi Sumut Ungkap Tiga Penyebab Utama

Abyadi Siregar - Selasa, 31 Maret 2026 17:44 WIB
Harga Cabai Merah Anjlok Pascalibur Lebaran 2026, Pengamat Ekonomi Sumut Ungkap Tiga Penyebab Utama
Cabai merah. (foto: Dok. Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Bencana pada November 2025 telah memaksa petani untuk menanam ulang tanaman cabai, yang mengakibatkan penumpukan pasokan pada bulan Maret. Hal ini memperburuk kondisi pasar," ungkapnya.

2. Limpahan Pasokan dari Wilayah Tetangga (Aceh)

Meskipun wilayah Aceh terdampak banjir besar, pemulihan hasil panen di sana jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Gunawan menemukan bahwa pasokan cabai merah dari Aceh tetap mengalir, bahkan setelah bencana melanda.

Pasokan yang melimpah dari Aceh ini justru menambah persediaan cabai di Sumatera Utara, memperburuk kondisi harga yang sudah anjlok.

"Pasokan cabai dari Aceh, yang sebelumnya terhambat akibat banjir, ternyata pulih lebih cepat. Hal ini membanjiri distribusi ke Sumatera Utara dan semakin menekan harga di pasar," tambah Gunawan.

3. Kurangnya Organisasi Pola Tanam di Kalangan Petani

Faktor ketiga yang berkontribusi pada penurunan harga cabai adalah kurangnya koordinasi antara petani dalam menentukan waktu tanam.

Gunawan menyebutkan bahwa petani sering kali menanam cabai secara serentak dengan harapan bisa meraup keuntungan dari tingginya permintaan saat perayaan hari besar seperti Idulfitri.

Namun, strategi ini justru berujung pada penumpukan pasokan yang sangat banyak pada waktu yang sama, sehingga menyebabkan harga cabai merosot drastis.

"Petani sering kali terjebak dalam pola tanam yang tidak terorganisir dengan baik. Mereka semua menanam pada waktu yang hampir bersamaan, berharap mendapat cuan di saat perayaan Idulfitri, yang justru berujung pada penumpukan cabai dan penurunan harga yang tajam," papar Gunawan.

Gunawan menekankan pentingnya adanya konsistensi dalam pengelolaan sektor pertanian untuk menghindari fluktuasi harga yang ekstrem.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eks Kepala Bank BNI Aek Nabara Gelapkan Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja, Polda Sumut Ajukan Permohonan Penyitaan Aset
Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027, Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Aktivis Hukum Binjai Apresiasi Kinerja Dirnarkoba Polda Sumut dalam Pemberantasan Narkoba
Sumut Dorong Penguatan IKM, Kawasan Industri dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Jadi Kunci Peningkatan Ekonomi Daerah
Banggar DPR RI Desak Pemerintah Hentikan Kompensasi Listrik untuk Orang Kaya Demi Stabilitas Fiskal
Pemprov Sumut Terima Rp 4,5 Miliar dari Sektor Pertambangan pada 2025, Targetkan Peningkatan PAD
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru