BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

Indonesia Raih Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan, Fokus pada Sektor Energi dan Digital

Dharma - Kamis, 02 April 2026 11:49 WIB
Indonesia Raih Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan, Fokus pada Sektor Energi dan Digital
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu, 1 April 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indonesia dan Korea Selatan semakin memperkuat kemitraan strategis mereka melalui penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang mencatatkan nilai investasi mencapai 10,2 miliar dolar AS, atau sekitar Rp173 triliun.

Penandatanganan MoU ini berlangsung dalam forum bisnis bertajuk Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth di Seoul pada Rabu, 1 April 2026, yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto.

Dalam keterangannya, Airlangga menyampaikan bahwa kerja sama ini mencakup berbagai sektor strategis, termasuk energi, transisi hijau, tenaga surya, penangkapan dan penyimpanan karbon, energi terbarukan, serta industri manufaktur seperti baja, baterai, dan transportasi ramah lingkungan.

Baca Juga:

Selain itu, sektor digital dan kecerdasan buatan (AI), properti, serta infrastruktur turut menjadi bagian dari kesepakatan investasi ini, termasuk pengembangan kawasan Bumi Serpong Damai.

Airlangga menjelaskan bahwa investasi ini tidak hanya terbatas pada sektor energi dan manufaktur, tetapi juga melibatkan pengembangan ekosistem teknologi dan digital.

"Kerja sama ini juga melibatkan sektor digital, kecerdasan buatan, dan rantai pasok baterai, yang menjadi fokus penting dalam industri masa depan," ujar Airlangga.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa kesepakatan ini juga mencakup kelanjutan investasi dari perusahaan besar Korea Selatan, POSCO, yang sebelumnya sudah berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor energi dan hilirisasi.

Selain itu, Lotte Group juga menyampaikan tawaran investasi, dengan Danantara diundang untuk turut serta sebagai investor.

Airlangga tidak lupa menyampaikan capaian serupa yang tercatat dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang.

Kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah MoU dengan total nilai investasi sebesar 23,6 miliar dolar AS, atau sekitar Rp401 triliun, yang mencakup sektor energi, hilirisasi industri, dan keuangan.

"Secara keseluruhan, kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp574 triliun," kata Airlangga.

Menurut Airlangga, nilai investasi yang begitu besar mencerminkan kepercayaan tinggi dari investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia, meskipun dalam situasi geopolitik yang tidak menentu.

"Indonesia tetap menjadi tujuan menarik bagi investor, baik dari Jepang maupun Korea," ujarnya.

Saat ini, Jepang berada di posisi ketiga sebagai negara mitra terbesar dalam investasi dan perdagangan dengan Indonesia, sementara Korea Selatan menduduki peringkat ketujuh.

Menurut Airlangga, ke depan, kedua negara tersebut berharap Indonesia dapat semakin berperan sebagai co-investor, terutama dengan adanya Sovereign Wealth Fund yang berfungsi sebagai kendaraan investasi besar bagi Indonesia.

"Kerja sama ini sangat penting, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia ke depan. Kami berharap dengan adanya komitmen ini, Indonesia akan terus menarik lebih banyak investasi dan semakin memainkan peran penting di kancah ekonomi global," tambahnya.*


(vo/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kunjungan Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Hasilkan Komitmen Bisnis Rp575 Triliun!
Prabowo Bangga Bertemu Sugianto, Pahlawan Indonesia yang Selamatkan Lansia di Korea Selatan: Baik-baik, Mereka Senang Sama Kamu
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.985, Apa Dampaknya pada Ekonomi Indonesia?
IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Tapi Ada Peluang Menguat!
Harga Emas Antam Menguat! 1 Gram Kini Sentuh Rp 2,92 Juta
Rivalitas Politik Hendaknya Tidak Destruktif terhadap Negara & Pemerintah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru