BREAKING NEWS
Selasa, 30 Juni 2026

Kemnaker Dorong Penguatan SDM Green Jobs di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik di Indonesia

Raman Krisna - Selasa, 05 Mei 2026 22:32 WIB
Kemnaker Dorong Penguatan SDM Green Jobs di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, dalam acara Hyundai EV Ecosystem Tour di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/5/2026). (Foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil untuk menjawab kebutuhan industri kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang terus berkembang pesat di Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya permintaan tenaga kerja di sektor ekonomi hijau (green jobs), seiring dengan pertumbuhan signifikan pasar kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyampaikan bahwa transformasi menuju ekonomi hijau bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi Indonesia.

Baca Juga:

Ia menyebut, perkembangan industri EV menjadi salah satu pilar utama dalam pembentukan ekosistem kerja masa depan berbasis teknologi ramah lingkungan.

"Geliat pasar yang sangat cepat dalam periode tiga tahun terakhir ini tentunya berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang teknologi otomotif berbasis listrik, digitalisasi, serta keterampilan pendukung industri hijau," kata Afriansyah dalam acara Hyundai EV Ecosystem Tour di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/5/2026).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan listrik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dari sekitar 10 ribu unit pada 2022 menjadi lebih dari 100 ribu unit pada 2025.

Afriansyah menegaskan, peningkatan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten di bidang otomotif listrik dan industri pendukung lainnya.

Ia menambahkan, dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, pemerintah melalui Kemnaker terus memperkuat pembangunan SDM unggul, salah satunya melalui kolaborasi dengan industri.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut dilakukan bersama PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia) dalam penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja.

"Pada tahun 2023, PT HMMI telah memberikan hibah 5 unit kendaraan untuk pengembangan pelatihan vokasi kejuruan otomotif di BBPVP Bandung," ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan menjadi kunci dalam mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di era transisi energi.

"Sinergi ini penting agar Indonesia mampu menciptakan tenaga kerja produktif dan siap menghadapi tantangan masa depan di sektor green jobs," pungkasnya.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemnaker Gandeng Wadhwani Foundation dan Indosat, Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Berbasis Digital dan AI
Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Disalurkan Bertahap hingga Tuntas
Menaker Tegaskan Perlindungan Pekerja Harus Menyeluruh, Ahli Waris Korban KA Terima Santunan Rp435 Juta
Peringati Hari Buruh, Pemko Tanjungbalai Janji Perluas Lapangan Kerja dan Awasi Upah Perusahaan
PDIP Ungkap Tantangan Berat yang Dihadapi Buruh RI
155 Juta Pekerja Masih di Sektor Informal, Wamenaker Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Era Digital
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru