BREAKING NEWS
Kamis, 28 Mei 2026

Kerja Sama Energi RI-Rusia Makin Luas, Bahas Nuklir hingga Pasokan Migas

Nurul - Selasa, 12 Mei 2026 11:06 WIB
Kerja Sama Energi RI-Rusia Makin Luas, Bahas Nuklir hingga Pasokan Migas
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov di sela-sela peringatan “Perang Patriotik Raya”, Sabtu, 9 Mei 2026 di Jakarta (Foto: RRI/Retno Mandasari)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyebut kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia terus mengalami perkembangan. Pembahasan kerja sama itu mencakup sektor energi nuklir hingga pasokan minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Tolchenov mengatakan pembahasan terkait energi nuklir saat ini masih berada pada tahap persiapan. Menurut dia, Indonesia masih dalam proses pengambilan keputusan final terkait masuknya energi nuklir ke dalam bauran energi nasional.

"Isu energi nuklir saat ini masih pada tahap persiapan karena Indonesia mengambil keputusan final untuk memasukkan energi nuklir ke dalam bauran energi nasional," kata Tolchenov dalam wawancara khusus, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, secara hukum Indonesia juga belum memberikan persetujuan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) maupun pengembangan teknologi terkait.

Meski demikian, komunikasi dan pembahasan antara kedua negara terus berjalan, baik di tingkat pemerintah maupun antar lembaga seperti BRIN, Kementerian ESDM, PLN serta perusahaan nuklir Rusia, Rosatom.

Tolchenov menegaskan Rusia siap memulai negosiasi praktis apabila Indonesia resmi memutuskan mengembangkan energi nuklir.

"Ketika Indonesia nantinya menyatakan akan mengembangkan energi nuklir, maka kami siap langsung memulai negosiasi praktis mengenai implementasi proyek tersebut," ujarnya.

Menurut dia, Rusia siap membangun PLTN berskala besar maupun reaktor modular kecil atau small modular reactor (SMR), baik di darat maupun terapung.

Tolchenov juga menekankan bahwa Rusia hanya menawarkan teknologi yang telah digunakan di negaranya sendiri dan diklaim memiliki standar keamanan tinggi.

Selain sektor nuklir, Rusia juga membuka peluang kerja sama pasokan minyak mentah dan gas alam ke Indonesia guna memperkuat ketahanan energi nasional.

"Kami sepakat Rusia dapat memasok minyak mentah ke Indonesia. Namun, rincian lebih lanjut seperti harga, waktu pengiriman, dan tujuan distribusi akan dibahas oleh kalangan bisnis," katanya.

Ia menambahkan Rusia berkomitmen menjadi mitra energi yang dapat diandalkan bagi Indonesia sebagai negara sahabat.*

(an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Semua Pasar Bisa Jual Minyakita, Bulog Beberkan Aturan Ketat Penyaluran Minyak Subsidi
Pembangunan Huntap Penyintas Bencana di Sumatera Capai 357 Unit, Naik 43 Persen dalam Tiga Hari
Pemko Tanjungbalai Dukung Proyek Strategis Nasional, Pipa Gas Sumut–Riau Diyakini Dongkrak Ekonomi Daerah
Mendag Bantah Minyakita Langka dan Mahal, Sebut Stok Nasional Masih Aman
Wagub Sumut Dorong Percepatan Investasi Migas dan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di Daerah
Harga Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru