Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya menekankan pentingnya percepatan perizinan dan pemangkasan birokrasi untuk mendukung masuknya investasi sektor minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Sumut.
Hal itu disampaikan Surya saat menerima audiensi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (11/5/2026).
Surya menegaskan pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran investasi, terutama yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.Baca Juga:
"Segala sesuatu yang disampaikan akan menjadi catatan kami untuk dilaporkan kepada Bapak Gubernur. Kami minta proses perizinan dipercepat agar investasi segera terealisasi," kata Surya.
Selain percepatan investasi, Pemprov Sumut juga menyoroti pentingnya legalisasi sumur-sumur minyak milik masyarakat. Menurut Surya, langkah ini diperlukan agar pengelolaan sumur tua dapat dilakukan secara legal, aman, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.
"Kita ingin sumur-sumur yang selama ini ilegal bisa diinventarisasi dan dilegalkan, agar produksinya bagus dan masyarakat mendapat manfaatnya," ujarnya.
Sementara itu, SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki peran strategis dalam produksi migas nasional, dengan kontribusi sekitar 30 persen dari total produksi.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut CW Wicaksono menyebut terdapat sekitar 900 hingga 1.000 sumur migas di wilayah tersebut, dengan 60 persen aktivitas operasional berada di Sumatera Utara.
"SKK Migas berupaya membawa investasi sekitar US$300 juta ke wilayah ini. Dukungan pemerintah daerah sangat penting karena tantangan investasi ke depan akan semakin kompleks," kata Wicaksono.
Di sisi lain, Pertamina bersama mitra asal Jepang, Japex, juga akan mengembangkan wilayah migas di Langkat, khususnya Desa Bubun, Kecamatan Tanjungpura. Pengeboran dua sumur dijadwalkan mulai Agustus 2026 dengan target produksi pada 2027.
Pertamina juga melaporkan pengembangan di lapangan migas Pangkalan Susu serta rencana pengeboran sumur gas baru di Hamparan Perak, Deliserdang, untuk memperkuat pasokan energi industri di Sumut.*
(dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN