Enam Tahun Buron! Harun Masiku Belum Juga Ditemukan, KPK Buka Suara
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh:Lucky Nugroho
INDONESIA punya semua syarat untuk menjadi raksasa otomotif ASEAN, seperti pasar domestik yang besar, kelas menengah yang terus tumbuh, kebutuhan mobilitas yang tinggi, dan wilayah luas yang menuntut kendaraan untuk logistik, pertanian, pertahanan, dan transportasi publik.
Namun sejauh ini, posisi Indonesia masih sering berhenti pada dua peran, yaitu sebagai konsumen dan tukang perakit bagi merek-merek global. Pabrik berdiri, investasi asing masuk, angka produksi naik, akan tetapi merek, teknologi kunci, dan nilai tambah tertinggi tetap dikuasai dari luar negeri.Baca Juga:
Di sinilah paradoks Indonesia muncul. Negara ini menjadi salah satu pasar otomotif paling menjanjikan di kawasan, tetapi belum memiliki merek otomotif nasional yang benar-benar kuat.
Besarnya pasar belum otomatis bermakna kemandirian. Tanpa lompatan strategis, Indonesia berisiko terus menjadi "bengkel dunia" yang sibuk memproduksi untuk orang lain, tetapi tidak punya nama sendiri di kap mobil yang dikirim ke luar negeri.
Dari Garasi Pabrik ke Panggung Diplomasi
Di tengah pola lama tersebut, kehadiran Pindad Maung mulai menggeser narasi.
Maung bukan sekadar kendaraan taktis; ia adalah simbol bahwa putra-putri Indonesia mampu merancang dan memproduksi kendaraan berteknologi dengan identitas nasional yang jelas.
Ketika Maung dipilih sebagai kendaraan Presiden Prabowo Subianto dalam KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, 2026, pesan yang dikirim jauh melampaui urusan selera otomotif.
Di tengah deretan sedan dan SUV mewah buatan Eropa yang disediakan tuan rumah, penampilan Maung Garuda berkelir putih menjadi pernyataan halus bahwa Indonesia tidak mau selamanya bergantung pada standar prestise impor.
Maung tampil sebagai "wajah Indonesia" di jalan-jalan Cebu adalah sebuah kendaraan yang tidak hanya membawa kepala negara, tetapi juga membawa pesan kepercayaan diri, kemandirian teknologi, dan keberanian tampil dengan karya sendiri.
Pilihan simbolik di Cebu itu tidak datang dari ruang kosong. Data kinerja Direktorat Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) dalam LAKIP 2025 menunjukkan fondasi industri yang mulai menguat.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap buronan kasus dugaan suap Harun Masiku masih terus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan proses ekstradisi tersangka kasus korupsi eKTP, Paulus Tannos, masih terus berjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyerahkan hasil kajian terkait tata kelola program prioritas pemerintah Makan Bergizi
HUKUM DAN KRIMINAL
BEKASI Seorang sopir mobil operasional berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Wawan Supandi (56), ditangkap polisi setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo, dikabarkan tengah mengikuti program pendidikan m
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap seorang kurir narkoba berinisial SA (36) yang kedapatan membawa 10 kilogram sabu d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat toleransi dan semangat k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemulihan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologiAceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Baratterus menun
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat program peningkatan status Puskesmas menjadi fasilitas rawat inap d
KESEHATAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menata kembali ekosistem wila
PEMERINTAHAN