Geger Deepfake Mahasiswi Untan, DPR Desak Kampus Beri Sanksi Tegas
PONTIANAK Kasus dugaan penyebaran foto deepfake vulgar mahasiswi yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontia
NASIONAL
Dengan dukungan kebijakan yang berpihak, Pindad dapat menjadi salah satu jangkar dalam pembangunan ekosistem otomotif nasional yang dimulai dari kendaraan pertahanan, kendaraan operasional negara, kendaraan niaga khusus, hingga kendaraan sipil yang disesuaikan dengan medan Indonesia.
Lebih lanjut yang dibutuhkan Indonesia hari ini bukan sekadar satu "mobil nasional", tetapi ekosistem otomotif nasional yang menyeluruh. Ekosistem itu meliputi desain, komponen, mesin, baterai, perangkat lunak, sistem keselamatan, sumber daya manusia, hingga jaringan distribusi dan pembiayaan.
Kebijakan yang proproduk dalam negeri perlu diwujudkan dalam pengadaan pemerintah dan BUMN, armada transportasi publik, logistik, pertanian, dan pertahanan yang memberi ruang nyata bagi kendaraan produksi anak bangsa.
Namun keberpihakan ini harus berjalan seiring dengan disiplin mutu. Produk lokal perlu dibantu tumbuh, tetapi tetap dituntut kompetitif dan aman bagi konsumen. Kebangkitan otomotif nasional tidak akan lahir dari pabrik saja.
Perguruan tinggi, politeknik, dan pusat riset harus benar-benar dilibatkan. Industri otomotif masa depan berbicara tentang baterai, kecerdasan buatan, sensor, software, material ringan, dan sistem keselamatan yang canggih.
Laboratorium kampus, ruang desain, dan pusat uji kendaraan perlu diposisikan sebagai mitra strategis industri, bukan sekadar "pemasok gelar". Di sisi lain, UMKM komponen perlu diberi tempat dalam rantai pasok.
Banyak negara berhasil membangun industri otomotif kuat karena memiliki jaringan pemasok lokal yang tangguh. Indonesia harus memperkuat produsen komponen dalam negeri dengan akses pembiayaan, pendampingan teknologi, dan kepastian pasar.
Jika suatu saat merek nasional lahir tetapi komponen kunci masih didominasi impor, maka kemandiriannya tetap rapuh. Di atas semua strategi industri dan diplomasi, ada satu hal yang sering terlupakan adalah orientasi para pemangku kepentingan.
Pengusaha, pejabat publik, politisi, akademisi, hingga pimpinan BUMN seharusnya berbagi kerangka pikir yang sama yang dilandaskan bahwa industri otomotif nasional tidak boleh dibangun hanya dengan logika keuntungan sesaat dan proyek jangka pendek.
Keuntungan tetap penting, tetapi ia harus berjalan seiring dengan misi yang lebih besar yaitu membangun bangsa yang berdaulat secara ekonomi, berdiri di atas kaki sendiri, dan mampu menyejahterakan rakyatnya, bukan hanya segelintir elit.
Itu artinya, setiap kebijakan, investasi, insentif, dan keputusan bisnis idealnya diukur dengan tiga pertanyaan sederhana yang mencakup apakah ini memperkuat kemandirian industri Indonesia?
Apakah ini menambah kesejahteraan masyarakat luas, bukan hanya pemegang saham? Dan apakah ini meninggalkan fondasi yang lebih kuat bagi generasi penerus di masa depan?
PONTIANAK Kasus dugaan penyebaran foto deepfake vulgar mahasiswi yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontia
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk satuan tugas (satgas) khus
POLITIK
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupate
NASIONAL
MINSK Pemerintah Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan Belarus melalui implementasi IndonesiaEurasian Economic Union F
EKONOMI
DELI SERDANG Seorang pria lanjut usia berusia 81 tahun meninggal dunia setelah mobil yang ditumpanginya tertabrak kereta api di Jalan Bi
PERISTIWA
SUBULUSSALAM Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin personel, serta pengawasan ketat
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Sabtu (16/5/2026) diprakirakan didominasi cuaca berawan. Namun, beberapa daerah s
NASIONAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan hingga hujan sedang pada Sabtu (16/5/2026). Sementara beber
NASIONAL
JAKARTA Seluruh wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami hujan ringan pada Sabtu (16/5/2026). Kondisi tersebut merata mulai dari Jakar
NASIONAL
BANDUNG Wilayah Jawa Barat diprakirakan mengalami cuaca beragam pada Sabtu (16/5/2026), mulai dari hujan ringan hingga hujan sedang yang
NASIONAL