BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Harga Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran

- Senin, 11 Mei 2026 09:40 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Setelah Trump Tolak Proposal Damai Iran
ilustrasi. (Foto: pasardana)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON DC - Harga minyak dunia melonjak tajam pada awal perdagangan pekan ini setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal terbaru Iran terkait upaya perdamaian konflik Timur Tengah.

Penolakan tersebut memperpanjang ketegangan geopolitik di kawasan sekaligus memperburuk gangguan distribusi energi global akibat terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Mengutip laporan Bloomberg,Senin (11/5/2026), harga minyak Brent sempat naik hingga 4,2 persen dan menyentuh level 105,54 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak mendekati 99 dolar AS per barel.

Baca Juga:

Dalam unggahan media sosialnya, Trump menyebut respons Iran terhadap proposal damai Amerika Serikat sebagai sesuatu yang "totally unacceptable" atau sepenuhnya tidak dapat diterima.

Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi gencatan senjata rapuh antara Iran dan Israel yang beberapa pekan terakhir terus diwarnai ketegangan militer.

Konflik yang pecah sejak akhir Februari 2026 membuat Selat Hormuz nyaris lumpuh total. Jalur strategis yang menjadi lintasan utama distribusi minyak dunia itu kini mengalami gangguan besar sehingga memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Badan Energi Internasional atau International Energy Agency bahkan menyebut konflik Timur Tengah kali ini sebagai salah satu guncangan pasokan energi terbesar dalam sejarah modern.

Head of Commodities Strategy ING Groep NV, Warren Patterson, mengatakan optimisme pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai mulai memudar.

"Optimisme terhadap kesepakatan segera antara AS dan Iran memudar sehingga mendorong harga minyak naik," ujarnya.

Di sisi lain, laporan media internasional menyebut Iran sempat menawarkan pemindahan sebagian uranium yang diperkaya tinggi ke negara ketiga. Namun Teheran tetap menolak pembongkaran fasilitas nuklir mereka.

Ketegangan kembali meningkat setelah serangan drone di dekat Qatar menyebabkan sebuah kapal kargo terbakar sementara di Teluk Persia pada Minggu (10/5/2026).

Selain itu, Uni Emirat Arab dan Kuwait juga mengklaim berhasil mencegat sejumlah drone bermusuhan di wilayah udara mereka.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mentan Amran Genjot Infrastruktur Irigasi Nasional untuk Antisipasi Kekeringan Dampak El Nino, Pastikan Produksi Pangan Aman
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Kini Duduki Posisi 14 Dunia Versi FIFA
AS dan Iran Dikabarkan Dekati Kesepakatan Awal untuk Akhiri Perang, Negosiasi Nuklir Masuk Tahap Krusial
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Sentimen Damai AS-Iran Jadi Pendorong
Saksi Ungkap Cairan Air Keras ke Andrie Yunus Berbau Menyengat dan Rusak Motor Korban
Insiden di Tanjab Timur, Oknum Kades Diduga Ucapkan Kalimat Merendahkan kepada Jurnalis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru