Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus memperkuat infrastruktur pengairan nasional untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman perubahan iklim ekstrem.
Amran menyebut Kementerian Pertanian telah menginstruksikan percepatan berbagai langkah mitigasi kekeringan, mulai dari rehabilitasi jaringan irigasi, optimalisasi pompanisasi, hingga penyediaan sumur dangkal dan sumur dalam di wilayah rawan kekeringan.
"Kami sudah instruksikan seluruh jajaran untuk mempercepat langkah antisipasi kekeringan, mulai dari rehabilitasi irigasi, optimasi pompanisasi, hingga penyediaan sumur di daerah rawan kekeringan. Air adalah kunci produksi pertanian," ujar Amran, Minggu (10/5/2026).
Baca Juga:
Selain penguatan infrastruktur air, pemerintah juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan. Hal ini dinilai penting agar pengelolaan pertanian bisa lebih terarah dan petani tetap produktif saat musim kemarau panjang.
Amran menegaskan bahwa langkah mitigasi harus dilakukan lebih awal agar tidak terjadi penurunan produksi pangan maupun kerugian petani.
"Kita tidak boleh menunggu sampai terdampak. Mitigasi harus dilakukan lebih awal supaya produksi tetap aman," tegasnya.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pemantauan intensif pertanaman padi musim tanam kedua (MT2) di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di wilayah tersebut, ribuan hektare sawah dilaporkan masih dalam kondisi aman meski memasuki musim kemarau.
Di Kecamatan Semin, pertanaman padi seluas 2.924 hektare diperkirakan tetap aman hingga masa panen berkat ketersediaan air yang masih mencukupi. Sementara itu, di Kecamatan Ngawen, luas pertanaman mencapai 8.756 hektare dengan panen diperkirakan berlangsung pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Petani di wilayah tersebut juga mulai beradaptasi dengan menanam varietas padi umur pendek yang lebih tahan terhadap keterbatasan air, seperti Pajajaran, M70D, dan Trisakti.*
(dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.