BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Ekonom Kritik Pernyataan Prabowo soal “Warga Desa Tidak Pakai Dolar”: Orangutan Juga Kena Dampaknya, Pak!

Adelia Syafitri - Minggu, 17 Mei 2026 10:40 WIB
Ekonom Kritik Pernyataan Prabowo soal “Warga Desa Tidak Pakai Dolar”: Orangutan Juga Kena Dampaknya, Pak!
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut warga desa tidak terdampak dolar karena tidak menggunakannya secara langsung menuai kritik dari kalangan ekonom.

Salah satunya datang dari ekonom Ferry Latuhihin yang menilai pelemahan nilai tukar rupiah tetap berdampak luas terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Kritik tersebut muncul di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang dalam beberapa perdagangan terakhir sempat menyentuh level Rp17.601 per dolar Amerika Serikat (AS), salah satu posisi terlemah dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:

Dalam sebuah pernyataan yang beredar di media sosial, Ferry menegaskan bahwa penguatan dolar AS tidak bisa dipandang secara sempit, karena dampaknya merembet ke harga barang dan biaya hidup masyarakat.

"Salah Pak, kalau dolar naik semua orang kena, Pak. Orangutan juga kena, Pak," ujar Ferry, dikutip dari unggahan akun X @satriohendri, Sabtu (16/5/2026).

Pernyataan tersebut merespons ucapan Prabowo yang sebelumnya disampaikan dalam pidato peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur.

Saat itu, Prabowo menekankan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih relatif stabil, termasuk dari sisi pangan dan energi.

"Rakyat di desa enggak pakai dolar kok," kata Prabowo dalam pidatonya.

Namun, Ferry menilai logika tersebut tidak tepat.

Ia menjelaskan bahwa pelemahan rupiah akan berdampak langsung pada harga barang impor, mulai dari bahan bakar minyak (BBM), pangan, hingga obat-obatan, yang pada akhirnya ikut mempengaruhi daya beli masyarakat desa.

Menurutnya, Indonesia masih bergantung pada impor berbagai komoditas penting seperti kedelai, gula, jagung, hingga sebagian beras, yang seluruhnya dibeli menggunakan dolar AS.

"Kalau dolar naik, harga minyak naik, semua orang kena," ujarnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Ungkap Makna Tersirat Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Melemah: Redam Kepanikan Publik
Prabowo Minta Publik Sabar Soal Program Pemerintah: Jangan Nilai Sekarang, Tunggu 20 Tahun untuk Lihat Hasilnya!
Prabowo dari Cebu, El Nino, La Nina dan Cincin Api
Siswa MI di Sidoarjo Kirim Surat ke Prabowo: Terima Kasih Makan Bergizi Gratis, Pak
Tabel KUR BRI 2026 Rp50 Juta: Cicilan Mulai Rp1 Jutaan, Ini Simulasi Lengkapnya!
Kapolda Aceh Salurkan Bibit Jagung di Aceh Singkil, Dukung Panen Raya Serentak Polri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dor! Dor!

Dor! Dor!

Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya

OPINI