Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Secara total, tiga komoditas tersebut menghasilkan devisa lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.
Prabowo menilai potensi besar itu belum sepenuhnya tercermin dalam rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang masih berada di bawah sejumlah negara G20 maupun negara berkembang lainnya.
"Kita harus introspeksi dan sadar, berani bertanya kenapa kita tidak bisa kelola ekonomi kita," kata dia.
Pemerintah berharap kebijakan ekspor satu pintu itu dapat meningkatkan penerimaan pajak dan memperkuat cadangan devisa nasional di tengah tantangan ekonomi global.*
(bi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.