Disambut Durian dan Antusiasme Ratusan Warga, Bobby Nasution Mulai Berkantor di Kepulauan Nias
NIAS Ratusan warga memadati Bandara Binaka, Kabupaten Nias, untuk menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Rabu sore
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Rupiah bahkan sempat menyentuh level Rp 17.906 per dolar AS sebelum akhirnya ditutup di posisi Rp 17.845.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 44,5 poin atau sekitar 0,25 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah dipicu kombinasi sentimen global dan domestik yang masih membayangi pasar keuangan.Baca Juga:
Dari sisi global, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur menjadi faktor utama pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
"Ketegangan geopolitik meningkat tajam baik di Timur Tengah maupun di Eropa Timur. Ini membuat pasar global semakin khawatir," ujar Ibrahim, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan konflik Iran dan Amerika Serikat yang kembali memanas memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) bahkan disebut bergerak di kisaran 96 dolar AS per barel.
Kenaikan harga minyak dinilai berpotensi memicu inflasi global dan membuat Bank Sentral AS atau The Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Kondisi tersebut mendorong penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Selain faktor eksternal, Ibrahim menilai pelemahan rupiah juga dipengaruhi tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri untuk impor minyak, pembayaran dividen perusahaan, serta kewajiban utang luar negeri yang jatuh tempo.
Menurutnya, ketidakpastian pasar juga memicu perpindahan dana masyarakat ke instrumen berbasis valuta asing.
Ia turut menyoroti sentimen pasar terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai memengaruhi kepercayaan investor.
Meski demikian, pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini masih lebih baik dibanding proyeksi sebelumnya yang memperkirakan nilai tukar bisa menembus Rp 17.900 per dolar AS saat penutupan perdagangan.
Untuk perdagangan Jumat (29/5/2026), Ibrahim memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut dan berpotensi mendekati level Rp 18.000 per dolar AS.*
(k/dh)
NIAS Ratusan warga memadati Bandara Binaka, Kabupaten Nias, untuk menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Rabu sore
PEMERINTAHAN
BINJAI Dunia sepak bola Kota Binjai memasuki babak baru. Ferdy Yupa resmi menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asosiasi
OLAHRAGA
JAKARTA Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyosialisasikan lima Peraturan Organisasi (PO) yang telah disahkan dalam Rap
NASIONAL
JAKARTA Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Th
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Bali pada Kamis
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakart
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Barat pada K
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta pada Kamis, 16
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh mengalami cuaca berawan pad
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 16 Juli 20
NASIONAL