BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

IHSG Dibuka Lesu, Tapi Dua Saham Ini Malah Tembus Kenaikan Tinggi

Dharma - Rabu, 03 Juni 2026 09:34 WIB
IHSG Dibuka Lesu, Tapi Dua Saham Ini Malah Tembus Kenaikan Tinggi
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka nyaris stagnan dengan kecenderungan melemah tipis pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026.

Tekanan awal terutama datang dari sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) yang bergerak di zona merah.

Berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.02 WIB, IHSG melemah 0,53 poin atau 0,01 persen ke level 6.194,60.

Baca Juga:

Pada awal sesi perdagangan, tercatat volume transaksi mencapai 1,08 miliar saham dengan nilai Rp921,2 miliar. Kapitalisasi pasar berada di level Rp10.903 triliun.

Pada pembukaan pasar, 254 saham tercatat menguat, 204 saham melemah, dan 501 saham stagnan.

Sejumlah saham unggulan menjadi penekan indeks, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun 0,43 persen ke Rp5.800, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 1,49 persen ke Rp4.040, serta PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 0,51 persen ke Rp9.800.

Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) terkoreksi 2,19 persen ke Rp6.700, sementara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melemah 0,68 persen ke Rp2.930.

Di sisi lain, beberapa saham berkapitalisasi besar justru mencatat penguatan.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,66 persen ke Rp3.060, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 0,72 persen ke Rp4.200, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,53 persen ke Rp3.780.

Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) turut menguat 0,68 persen ke Rp7.350.

Sejumlah saham lain mencatat lonjakan signifikan, di antaranya PT Surya Citra Media Tbk (SRAJ) yang melesat 10,69 persen ke Rp14.425 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menguat 17,89 persen ke Rp725.

Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan rentang pergerakan resistance di level 6.300 dan support di 6.100.

Secara teknikal, indeks disebut masih berada di atas moving average 5 hari (MA5), dengan indikator momentum yang menunjukkan potensi penguatan lanjutan.

"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.220–6.280," tulis analis dalam risetnya, Rabu (3/6/2026).

Sementara itu, pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,11 persen ke level 6.195.

Penguatan ini ditopang oleh sejumlah saham perbankan besar serta emiten energi.

Dari sisi fundamental, pasar turut mencermati sejumlah data ekonomi domestik.

Inflasi Mei 2026 tercatat 3,08 persen, masih berada dalam target Bank Indonesia di kisaran 1,5–3,5 persen.

Namun, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi tekanan suku bunga apabila inflasi dan depresiasi rupiah berlanjut.

Indeks PMI manufaktur juga naik ke level 50 pada Mei 2026 dari 49,1 pada bulan sebelumnya, menandakan stabilisasi aktivitas industri.

Namun, tekanan eksternal masih terlihat dari penurunan pesanan ekspor akibat ketidakpastian global.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus yang menyempit menjadi US$0,09 miliar pada April 2026, dari US$3,32 miliar pada Maret.

Pelemahan ini terutama dipicu lonjakan impor migas dan nonmigas.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.*


(bi/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam 3 Juni 2026 Tak Bergerak, 1 Gram Dibanderol Rp2,77 Juta
Pemerintah Dorong Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatera, Akses KUR dan Relaksasi Kredit Diperluas
IHSG Ditutup Menguat 1,11 Persen ke Level 6.195, Sektor Energi dan Keuangan Jadi Penopang
Diaspora Muda Nusantara: Diplomasi Prabowo Bukan Seremonial, Hasilnya Nyata untuk Indonesia
SBY: Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Indonesia Tak Bisa Sekadar Meniru Negara Maju
Respons Kritik Eks Wamenlu, Seskab Teddy Pamer 7 Capaian Hasil Kunjungan Luar Negeri Prabowo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru