BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Produksi Gas Nasional Nyaris Capai Target APBN 2026, SKK Migas Ungkap Temuan Gas Raksasa di Kaltim

Adelia Syafitri - Rabu, 03 Juni 2026 15:31 WIB
Produksi Gas Nasional Nyaris Capai Target APBN 2026, SKK Migas Ungkap Temuan Gas Raksasa di Kaltim
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto memberi keterangan kepada wartawan. (Foto: ANTARA/Putu Indah Savitri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan realisasi produksi gas bumi nasional hingga akhir Mei 2026 telah mencapai sekitar 95 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor energi nasional di tengah upaya menjaga ketahanan energi dan meningkatkan produksi migas dalam negeri.

"Untuk gas, alhamdulillah kita hampir mencapai target. Rata-rata sudah mencapai 95 persen dari target APBN," kata Djoko Siswanto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:

Berdasarkan data operasional per 31 Mei 2026, realisasi produksi gas bumi tercatat mencapai 6.550 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Produksi tertinggi terjadi pada April 2026 yang mencapai 6.807 MMSCFD.

Secara rinci, produksi gas pada Januari tercatat sebesar 6.459 MMSCFD, Februari 6.667 MMSCFD, Maret 6.659 MMSCFD, April 6.807 MMSCFD, dan Mei sebesar 6.179 MMSCFD.

SKK Migas memproyeksikan produksi gas nasional hingga akhir tahun 2026 dapat mencapai 6.787 MMSCFD atau mendekati target yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain capaian produksi, Djoko juga mengungkapkan adanya temuan gas bumi berukuran besar oleh perusahaan energi asal Italia, ENI, di Sumur Geliga-1 Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur.

Temuan tersebut diperkirakan memiliki potensi sumber daya mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas serta sekitar 300 juta barel kondensat.

Menurut Djoko, potensi temuan baru masih terbuka lebar seiring masih berlangsungnya aktivitas pengeboran eksplorasi di sejumlah wilayah kerja migas nasional.

"Sisa pengeboran eksplorasi sebanyak 34 sumur. Mudah-mudahan ini akan menghasilkan discovery gas dan minyak, terutama proyek pengeboran Bobara yang melibatkan Petronas, Total, dan Pertamina," ujarnya.

Sementara itu, produksi minyak, kondensat, dan Natural Gas Liquid (NGL) hingga Mei 2026 tercatat mencapai 576,2 ribu barel per hari.

Jumlah tersebut terdiri atas produksi minyak sebesar 491,3 ribu barel per hari (BOPD), kondensat 55,8 ribu BOPD, serta NGL sebesar 29,1 ribu barel per hari.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru