Prabowo Pilih Fokus Benahi Agenda Dalam Negeri, Absen dari KTT ASEAN-Rusia
BOGOR Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEANRusia yang akan digelar di Kazan, Rusi
POLITIK
MEDAN– Laju inflasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menjadi sorotan setelah mencatatkan angka yang jauh di atas target nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Sumut pada Mei 2026 mencapai 4,35 persen, sementara inflasi bulanan (month-to-month/mtm) tercatat sebesar 0,89 persen.
Tingginya angka inflasi tersebut memicu kekhawatiran sejumlah kalangan, termasuk pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin. Ia menilai pemerintah akan menghadapi tantangan berat untuk mengembalikan inflasi ke dalam rentang target Bank Indonesia (BI) yang berada di kisaran 2,5 persen ±1 persen atau maksimal 3,5 persen hingga akhir tahun.
Menurut Gunawan, lonjakan inflasi pada Mei masih didominasi oleh kenaikan harga komoditas pangan, terutama cabai merah dan tomat.Baca Juga:
"Kenaikan harga cabai merah lebih banyak dipengaruhi proses normalisasi harga setelah sebelumnya mengalami penurunan signifikan pada April. Sementara tomat mengalami lonjakan akibat berkurangnya pasokan karena gagal panen di sejumlah sentra produksi di Kabupaten Karo," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Selain komoditas hortikultura, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada harga pangan olahan berbahan baku impor, seperti tahu dan tempe.
Gunawan menyebut harga tempe di sejumlah pasar dilaporkan naik hingga sekitar 20 persen. Sementara produsen tahu memilih menerapkan strategi shrinkflation atau mengurangi ukuran produk tanpa menaikkan harga jual.
"Fenomena shrinkflation kini tidak hanya terjadi pada tahu, tetapi juga mulai terlihat pada produk tempe di tingkat pedagang eceran," katanya.
Tidak hanya sektor pangan, Badan Pusat Statistik juga mencatat kenaikan harga pada sejumlah produk elektronik seperti laptop dan telepon pintar yang turut memberikan kontribusi terhadap inflasi.
Menurut Gunawan, kombinasi pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan baku plastik, meningkatnya biaya logistik, serta ketidakpastian ekonomi global membuat harga berbagai kebutuhan rumah tangga berpotensi bertahan tinggi dalam jangka panjang.
"Dampak tekanan ekonomi global dan domestik membuat banyak barang kebutuhan masyarakat berada pada kondisi permanent high price atau harga tinggi yang bertahan lama," jelasnya.
Ia memperkirakan tekanan inflasi masih akan berlanjut pada bulan-bulan mendatang. Selain faktor ekonomi, sektor pertanian juga menghadapi tantangan kenaikan biaya produksi, risiko cuaca ekstrem, serta ketidakpastian geopolitik internasional.
Ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat, serta ancaman fenomena El Nino disebut berpotensi memperburuk kondisi pasokan dan distribusi pangan nasional.
BOGOR Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEANRusia yang akan digelar di Kazan, Rusi
POLITIK
HAMBALANG Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu,
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan izi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak kalangan mahasiswa untuk tidak pesimistis terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Mohammad Nuruzzaman, sebagai saksi
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA
PEMERINTAHAN
MEDAN Polda Sumatera Utara memastikan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat di Kota Medan ber
PERISTIWA
MEDAN Polrestabes Medan masih mendalami dugaan keterlibatan pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam kasus penyalahgunaan
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan sekaligus melepas petu
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Asahan untuk mengikuti Musabaqah Tilaw
PENDIDIKAN