BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Danantara: Penguatan IHSG Tunjukkan Kepercayaan Investor terhadap Ekonomi Indonesia

Zulkarnain - Senin, 15 Juni 2026 07:30 WIB
Danantara: Penguatan IHSG Tunjukkan Kepercayaan Investor terhadap Ekonomi Indonesia
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Danantara Indonesia menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepercayaan investor pada kondisi ekonomi Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan kenaikan IHSG mencerminkan keyakinan investor terhadap fundamental ekonomi nasional yang dinilai tetap kuat di tengah berbagai tantangan global.

Baca Juga:
Menurut Dony, investor tidak hanya melihat sentimen jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

"Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia. Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan," kata Dony usai kegiatan Flag Off BTN Jakarta International Marathon di kawasan Monas, Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pergerakan pasar saham memang sering dipengaruhi berbagai isu dan sentimen.

Namun pada akhirnya, investor akan kembali menilai kekuatan ekonomi suatu negara dan kondisi perusahaan yang menjadi tempat mereka berinvestasi.

Dony menilai perusahaan-perusahaan nasional, terutama badan usaha milik negara (BUMN), masih memiliki kinerja yang baik di berbagai sektor strategis seperti perbankan, pertambangan, dan infrastruktur.

"Fundamental perusahaan kita, baik perbankan, tambang, infrastruktur maupun perusahaan BUMN lainnya semuanya bagus," ujarnya.

Terkait aksi pembelian kembali atau buyback saham oleh sejumlah perusahaan BUMN, Dony menilai langkah tersebut merupakan praktik bisnis yang wajar.

Buyback biasanya dilakukan ketika perusahaan menilai harga saham di pasar masih berada di bawah nilai sebenarnya.

Menurutnya, dibandingkan menempatkan dana pada investasi lain, perusahaan dapat memilih membeli kembali sahamnya sendiri apabila dinilai memiliki prospek yang baik.

Dony optimistis kepercayaan investor terhadap Indonesia akan terus meningkat seiring stabilnya kondisi ekonomi nasional dan berlanjutnya transformasi yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Nixon LP Napitupulu, menilai pertumbuhan ekonomi juga perlu didukung oleh sektor riil, salah satunya sektor perumahan.

Menurut Nixon, industri perumahan memiliki dampak besar terhadap perekonomian karena mampu menggerakkan banyak sektor usaha lainnya.

Karena itu, BTN terus berupaya mendorong permintaan masyarakat terhadap rumah melalui berbagai program pembiayaan.

Baca Juga:

"Kita harus bisa menciptakan permintaan, jangan hanya menunggu pasar. Karena itu, BTN terus mendorong berbagai strategi supaya sektor perumahan tetap bergerak dan masyarakat tetap memiliki akses untuk membeli rumah," kata Nixon.

Ia menegaskan BTN tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, memperluas penyaluran kredit yang sehat, serta menjaga kualitas aset perusahaan.

"Kita masih percaya pertumbuhan bisa tetap dijaga. Segala cara kita pikirkan agar masyarakat tetap bisa memiliki rumah," ujarnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Rupiah! Ini Deretan Mata Uang yang Pernah Beredar di Sumatera Utara
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Akan Temui Prabowo di Istana Negara, Ini yang Dibahas
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya
Perjalanan Harga Pertamax: Dari Rp2.450 hingga Rp16.250 per Liter
IHSG Naik Tajam 7,38 Persen Pekan Ini: BBCA, BMRI hingga TPIA Jadi Penggerak Utama
Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Pinjam Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan per Bulan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru