BREAKING NEWS
Jumat, 19 Juni 2026

APINDO Wanti-wanti Pemerintah Jangan Tergesa Ratifikasi Konvensi Pekerja Platform ILO

gusWedha - Jumat, 19 Juni 2026 10:24 WIB
APINDO Wanti-wanti Pemerintah Jangan Tergesa Ratifikasi Konvensi Pekerja Platform ILO
Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Darwoto. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh sebelum meratifikasi Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional terkait Decent Work in Platform Economy.

Konvensi tersebut merupakan salah satu hasil Sidang Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-114 yang digelar pada 1–12 Juni 2026.

Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Darwoto, menegaskan bahwa proses ratifikasi tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena akan berdampak langsung pada ekosistem ketenagakerjaan nasional, khususnya di sektor ekonomi digital.

Baca Juga:

"Ratifikasi merupakan tahapan yang mengikat negara terhadap standar internasional. Namun sebelum itu, pemerintah perlu melakukan kajian yang komprehensif, termasuk regulatory impact assessment (RIA), untuk melihat dampak sosial dan ekonomi dari pemberlakuan konvensi tersebut," ungkap Darwoto dalam keterangannya, Kamis (19/6/2026).

Menurut APINDO, salah satu poin penting dalam konvensi tersebut adalah pengakuan bahwa status pekerja platform tidak dapat diseragamkan.

Setiap negara diberi ruang untuk menentukan status hukum pekerja, apakah masuk kategori pekerja formal atau wirausaha mandiri.

"Konvensi tidak mewajibkan seluruh pekerja platform masuk dalam hubungan kerja. Negara memiliki ruang untuk menyesuaikan pengaturannya dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing," katanya.

APINDO menegaskan pihaknya mendukung penguatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja di sektor ekonomi digital.

Namun, kebijakan tersebut dinilai harus tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan keberlanjutan penciptaan lapangan kerja.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polemik MBG: Jebakan Laboratorium Kemiskinan, Membangun Fondasi Kebahagiaan
Mentan Amran Usulkan Menu MBG Sajikan Telur dan Ayam Tiga Kali Seminggu
Punya Usaha dan Butuh Modal? Cek KUR BNI 2026 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Terendah Mulai Rp1,9 Juta
Rico Waas Ajak Pemuda dan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan untuk Kemajuan Kota Medan
Pemko Medan Optimistis Jadi Pusat MICE Nasional, Andalkan Perdagangan dan Keberagaman Budaya
Rico Waas Terima Audiensi MNC Group, Bahas Peluang Kerja Sama Promosi Pembangunan Kota Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru