Kasus Dugaan Korupsi MBG Bergulir, Sahroni Tegaskan Tak Ada yang Kebal Hukum
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam tata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi meluncurkan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (Sehati) sebagai salah satu program prioritas nasional periode 2026–2031. Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan bantuan hingga Rp2,5 miliar untuk setiap desa yang memenuhi kriteria.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan, program Sehati dikembangkan bersama Bank Dunia (World Bank) dengan sasaran awal sekitar 7.000 hingga 10.000 desa di berbagai wilayah Indonesia.
"Program Sehati ini menjadi bagian dari upaya memperkuat swasembada ekonomi hijau dan ketahanan pangan terintegrasi di tingkat desa," ujar Yandri dalam Rapat Koordinasi Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026).Baca Juga:
Menurut Yandri, bantuan senilai Rp2,5 miliar per desa akan diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal yang terhubung dengan kebutuhan nasional, khususnya di sektor pertanian, kelautan, dan perikanan.
Salah satu fokus program ini adalah pemberdayaan desa-desa nelayan serta pengembangan budidaya perikanan darat dan komoditas strategis seperti rumput laut.
"Kami akan menyasar desa-desa nelayan, termasuk mendorong budidaya perikanan darat dan kemungkinan pengembangan budidaya rumput laut sebagai bagian dari program ini," jelasnya.
Kemendes juga menetapkan sejumlah kriteria bagi desa yang berpeluang menerima bantuan tersebut. Prioritas diberikan kepada desa berstatus maju dan berkembang berdasarkan Indeks Desa 2025, memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), menerapkan program Padat Karya Tunai Desa, serta mempunyai produk unggulan di sektor pertanian maupun pariwisata.
Selain itu, desa dengan tingkat kerentanan iklim menengah hingga tinggi, memiliki akses internet, berada di Kawasan Perdesaan Prioritas (KPP), serta memiliki kapasitas fiskal yang memadai juga menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.
Yandri berharap program Sehati mampu meningkatkan kemandirian desa, memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes), sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja di kawasan perdesaan.
"Harapan kami, program ini mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui potensi lokal yang dimiliki setiap desa," pungkasnya.* (d/dh)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam tata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, mengecam keras dugaan aksi kelompok kriminal be
NASIONAL
JAKARTA Maraknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dinilai menjadi momentum untuk melakukan pembenahan sistem pemilihan kepala da
POLITIK
JAKARTA Polemik mengenai prosesi adat injak kepala kerbau yang diikuti Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan ke Lampung te
POLITIK
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih apresiasi dan keberhasilan se
PEMERINTAHAN
MEDAN Isu MinyaKita yang diduga berbau solar dan sempat menghebohkan masyarakat di sejumlah daerah di Pulau Jawa dipastikan belum ditemu
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang kembali diajukan Roy Suryo terkait penetapan dirinya sebag
NASIONAL
LANGKAT Sosok Wakil Bupati Langkat, Tiorita Surbakti, menjadi perhatian publik setelah Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim diamankan
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026). Mata uang Garuda naik 32 poin atau sekitar 0,18 persen ke
EKONOMI
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
EKONOMI