BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Siapkan Jurus Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Abyadi Siregar - Jumat, 03 Juli 2026 22:29 WIB
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara, Siapkan Jurus Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap dengan jajaran Direksi PT Rumah Tani Nusantara serta Deputi Direktur BI Perwakilan Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (3/7/2026). (Foto: DISKOMINFO SUMUT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan rantai pasok komoditas hortikultura, pemanfaatan teknologi pertanian, hingga optimalisasi sistem perdagangan pangan berbasis data.

Rencana kerja sama itu dibahas dalam pertemuan antara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap dengan jajaran Direksi PT Rumah Tani Nusantara serta Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (3/7/2026).

Sulaiman Harahap menyambut baik inisiatif yang ditawarkan PT Rumah Tani Nusantara. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Baca Juga:

Ia mengatakan pemerintah daerah belajar dari pengalaman sebelumnya ketika harga sejumlah komoditas, khususnya cabai, mengalami lonjakan tajam akibat ketidakseimbangan pasokan.

"Kita ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman. Pengalaman harga cabai yang sempat melonjak menjadi pelajaran penting sehingga sistem pengelolaan pasokan seperti ini sangat dibutuhkan. Selanjutnya perlu ada pembahasan teknis agar kerja sama dapat berjalan sesuai ketentuan," ujar Sulaiman.

Selain itu, Sulaiman meminta PT Rumah Tani Nusantara segera membangun komunikasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Sumut. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat jalur distribusi, membuka peluang perdagangan antardaerah, hingga meningkatkan kapasitas penyimpanan komoditas pangan.

Sementara itu, Deputi Direktur BI Perwakilan Sumut Abdul Khalim mengatakan Bank Indonesia terus mendukung berbagai upaya pengendalian inflasi di daerah. Menurutnya, kondisi inflasi di Sumut saat ini semakin terkendali, namun diperlukan langkah antisipatif agar stabilitas harga tetap terjaga.

Ia menilai jaringan distribusi yang dimiliki PT Rumah Tani Nusantara dapat membantu menyerap hasil panen saat produksi melimpah sehingga harga di tingkat petani tidak jatuh. Sebaliknya, ketika pasokan berkurang, perusahaan tersebut dapat menjadi pemasok komoditas pangan untuk menjaga ketersediaan stok dan menekan laju inflasi.

Abdul Khalim juga menjelaskan sistem perdagangan digital yang tengah dikembangkan akan memudahkan pemerintah memantau pergerakan harga komoditas secara lebih cepat sehingga intervensi pasar dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara Bachtiar mengatakan pihaknya siap mendukung penguatan ketahanan pangan di Sumatera Utara melalui jaringan distribusi yang telah menjangkau berbagai daerah, mulai dari Pekanbaru, Batam hingga pasar ekspor.

Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi pertanian yang besar, namun masih menghadapi persoalan tata kelola distribusi yang menyebabkan harga hasil panen petani kerap mengalami tekanan saat produksi melimpah.

Ia menjelaskan perusahaan siap menyalurkan komoditas dari Sumut ke daerah lain ketika terjadi surplus produksi. Sebaliknya, apabila pasokan di Sumut mengalami kekurangan, perusahaan juga siap memasok kebutuhan pangan dari jaringan distribusi yang dimiliki.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
3.650 Pramuka Siap Padati Sibolangit, Pemprov Sumut Pastikan Jambore Daerah XI Berjalan Aman dan Lancar
Pemprov Sumut Kembali Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Gadis, Pelaku Kabur ke Hutan
Atas Arahan Bobby Nasution, Pemprov Sumut Tertibkan PETI di Madina dan Sita Alat Berat di Kotanopan
Belarus Siap Transfer Teknologi ke Indonesia, Bangun Industri Bersama dan Latih SDM
Hampir Dua Bulan Semen Langka dan Harga Menggila di Sumatera Utara, Ada Apa? Masyarakat Minta Pemerintah dan APH Bongkar Penyebabnya
Pemko Tanjungbalai Batalkan MoU dengan Kesultanan Asahan, Klaim Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Milik Pemda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru