BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.983 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Dharma - Jumat, 17 Juli 2026 09:35 WIB
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp17.983 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Meski demikian, Lukman memperkirakan rupiah masih berpotensi mengalami tekanan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

Hal tersebut dipengaruhi oleh kembali menguatnya dolar AS setelah munculnya pernyataan bernada hawkish dari sejumlah pejabat bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound oleh pernyataan hawkish pejabat-pejabat The Fed semalam dan eskalasi di Timur Tengah serta sentimen risk off di pasar ekuitas dari aksi jual saham teknologi," ujar Lukman, Jumat (17/7/2026).

Lukman menjelaskan, pernyataan dari dua pejabat The Fed, yaitu Lorie Logan dan Philip Jefferson, memberikan sinyal bahwa kebijakan suku bunga tinggi masih mungkin dipertahankan.

Sikap tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS masih akan menjalankan kebijakan higher for longer, atau mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Kondisi itu dapat menjadi sentimen positif bagi dolar AS karena investor cenderung mencari aset yang dianggap lebih aman ketika suku bunga tinggi.

Selain faktor kebijakan moneter AS, tekanan terhadap rupiah juga datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Situasi tersebut membuat investor global lebih berhati-hati dan memilih mengurangi risiko investasi atau masuk dalam kondisi risk off.

Meski menghadapi tekanan eksternal, Lukman menilai pelemahan rupiah masih berpotensi terbatas karena adanya dukungan dari sentimen positif domestik.

Salah satu faktor pendukung berasal dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia.

Menurut Lukman, keputusan tersebut membantu menjaga kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia dan aset domestik.

"Sentimen domestik sendiri masih cukup positif pascapenetapan rating kredit oleh S&P yang masih mendukung rupiah sehingga akan membatasi pelemahan," katanya.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.092, Saham Big Caps AMMN hingga TPIA Tertekan
Emas Antam Anjlok Hari Ini, Harga 1 Gram Turun Jadi Rp2,606 Juta
Koperasi "Alat Orang Miskin"
DWP Kominfo Sumut Ajak Masyarakat Kunjungi PRSU 2026, Sebut UMKM dan Paviliun Daerah Semakin Berkualitas
Bupati Batu Bara Terima Kunjungan Kanwil Imigrasi Sumut, Bahas Potensi Investasi dan Pelayanan Keimigrasian
Bupati Batu Bara Syukuran Rampungnya Jalan Program Inpres, Akses Talawi–Datuk Tanah Datar Kini Makin Lancar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Sihir Argentina

Sihir Argentina

OlehHamid AwaludinKATA sihir mengendap pelan dalam benak kita semua, dari zaman es, batu hingga zaman nuklir ini. Banyak yang percaya, te

OPINI
Koperasi "Alat Orang Miskin"

Koperasi "Alat Orang Miskin"

OlehMuhardis ADA alasan mengapa kita lebih mudah mengingat sapu lidi daripada penguatan kapasitas ekonomi berbasis kolektivitas. Ada al

OPINI