Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi. Mata uang Negeri Paman Sam bergerak turun, meski masih bertahan di kisaran Rp17.900-an.
Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip Selasa (21/7/2026), dolar AS berada di posisi Rp17.940 atau melemah 8 poin setara 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang global berlangsung bervariasi. Dolar AS tercatat masih menguat terhadap sejumlah mata uang utama seperti yen Jepang dan yuan China. Namun, dolar AS mengalami tekanan terhadap beberapa mata uang lain, termasuk dolar Australia, pound sterling, euro, hingga dolar Singapura.
Baca Juga:
Terhadap dolar Australia, dolar AS melemah sebesar 0,16 persen. Sementara terhadap pound sterling turun 0,04 persen, euro melemah 0,01 persen, dan terhadap dolar Singapura turun 0,02 persen.
Pergerakan nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar seiring dinamika ekonomi global, terutama arah kebijakan moneter Amerika Serikat serta kondisi pasar keuangan internasional.
Pelemahan dolar AS di awal perdagangan diharapkan dapat memberikan sentimen positif terhadap rupiah. Namun, pelaku pasar tetap mencermati berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi pergerakan mata uang, termasuk kondisi ekonomi global dan perkembangan perdagangan internasional.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.