BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Purbaya Pastikan Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan, Prabowo Akui Kinerjanya Membaik

Johan - Rabu, 22 Juli 2026 08:12 WIB
Purbaya Pastikan Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan, Prabowo Akui Kinerjanya Membaik
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan. Keputusan tersebut diambil setelah Presiden Prabowo Subianto menilai terdapat perbaikan kinerja yang signifikan di lingkungan Bea Cukai dalam beberapa waktu terakhir.

Purbaya mengatakan, Presiden Prabowo kini melihat adanya perubahan positif di tubuh DJBC. Meski begitu, Presiden tetap meminta agar pembenahan dan reformasi di institusi tersebut terus dilakukan secara konsisten.

"Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai. Kalau dulu beliau pernah mengatakan bubarkan, sekarang dalam salah satu rapat kabinet beliau menyampaikan Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:

Menurut Purbaya, pernyataan Presiden tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah masih memberikan kepercayaan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk terus melakukan pembenahan internal.

Ia menjelaskan, peningkatan kinerja Bea Cukai tidak terlepas dari langkah rotasi dan perombakan struktur organisasi, termasuk penempatan pejabat yang dinilai memiliki integritas dalam posisi-posisi strategis.

Selain itu, hasil pembenahan mulai terlihat dari meningkatnya penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai. Hingga Semester I 2026, realisasi penerimaan tercatat mencapai Rp152,02 triliun atau sekitar 45,2 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp336 triliun.

Penerimaan tersebut tumbuh sekitar 3,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Purbaya juga menyebut upaya pemberantasan penyelundupan serta penindakan terhadap peredaran rokok ilegal kini semakin masif dilakukan di berbagai daerah.

"Bea Cukai aktif melakukan penangkapan terhadap peredaran rokok ilegal. Sekarang jumlah penindakannya jauh lebih banyak," ujarnya.

Meski demikian, pemerintah masih memproyeksikan potensi shortfall penerimaan kepabeanan dan cukai sekitar Rp15,4 triliun hingga akhir tahun. Karena itu, upaya peningkatan pengawasan dan optimalisasi penerimaan negara akan terus diperkuat.* (in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hakim Ungkap Kode BC1 hingga BC4 dalam Dugaan Suap Blueray Cargo, Diduga Merujuk ke Dirjen hingga Sejumlah Pejabat Bea Cukai
Kapolda Aceh Gandeng Bea Cukai, Perkuat Perang Melawan Narkoba dan Penyelundupan
Bos Blueray Cargo Group Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Rp63 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Jaksa: Sopan di Persidangan Jadi Pertimbangan
KPK Perluas Penyidikan Dugaan Suap Bea Cukai, Lebih dari 20 Perusahaan Forwarder Diperiksa
KPK Bongkar Dugaan Suap Impor Barang, 20 Perusahaan Pengiriman Ikut Diperiksa
Resmi Mulai Besok! Ekspor Batu Bara hingga CPO Masuk Masa Transisi Satu Pintu Lewat PT DSI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru