BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Harga Beras Terus Naik Meski Stok Bulog Capai Rekor Tertinggi, Ini Penyebabnya

Dharma - Sabtu, 25 Juli 2026 18:28 WIB
Harga Beras Terus Naik Meski Stok Bulog Capai Rekor Tertinggi, Ini Penyebabnya
Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak langsung ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). (foto: Kemensetneg RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Di tingkat kabupaten dan kota, Kota Langsa mencatat kenaikan tertinggi sebesar 8,07 persen.

Kemudian Kabupaten Sarmi 5,54 persen, Kabupaten Supiori 5,08 persen, Kabupaten Aceh Barat Daya 5,06 persen, dan Kabupaten Aceh Timur 5,01 persen.

Di tengah kenaikan harga tersebut, Kementerian Pertanian memastikan stok beras nasional masih sangat mencukupi.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Muhammad Agung Sunusi mengatakan hingga 19 Juli 2026, cadangan beras pemerintah mencapai 5,24 juta ton atau menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

"Cadangan beras nasional kita sampai hari ini [per 19 Juli 2026], alhamdulillah ini di posisi 5,24 juta [ton]. Dan tentunya ini menjadi cadangan terbesar kita dan harapannya tentunya tadi beberapa daerah-daerah yang memang mengalami kenaikan, tentunya bisa kita akan support dengan ketersediaan cadangan beras yang ada," ujar Agung.

Menurutnya, pemerintah juga terus mengawal musim tanam, menjaga produksi padi, serta memastikan harga gabah tetap berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Perum Bulog mengaku telah meningkatkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah daerah yang mengalami lonjakan harga.

Kepala Divisi Perencanaan Operasi dan Analisa Harga Pasar Perum Bulog Muhammad Wawan Hidayanto mengatakan salah satu fokus intervensi dilakukan di Aceh.

"Misalnya seperti di Aceh, di Kota Langsa itu, GPM terus kami laksanakan dan jumlah pelaksanaannya juga terus kami tambah. Kalau sebelumnya GPM-nya itu sekitar 200 ton per minggu, kami tingkatkan menjadi 300 ton per minggu," ujarnya.

Bulog juga memperkuat distribusi di sejumlah wilayah lain serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas jaringan gudang penyimpanan.

Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios), Isnawati Hidayah, menilai tingginya stok beras pemerintah belum tentu langsung berdampak pada harga di pasar.

"Jadi, kenapa ada fenomena di mana cadangan berasnya itu tinggi tetapi harganya tetap naik di masyarakat? Karena kan, kalau kita lihat, stok CBP itu kan bukan otomatis yang tersedia di pasar dan siap untuk dibeli langsung oleh masyarakat," katanya.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Meski Tak Mengaku, Suami Guru PPPK di Tanjungbalai Tetap Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak
Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026, Libatkan 1,1 Juta Tenaga Kerja
Mulai Rp999 Ribu! Cek Harga Terbaru HP Tecno, Infinix, dan Itel Juli 2026
Bupati Sergai Apresiasi Bobby Nasution, Proyek Jalan dan Jembatan Dinilai Perkuat Konektivitas Daerah
Gubernur Sumut Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Umroh dan Salurkan Zakat ASN untuk Bedah Rumah di Sergai
Apa Itu Londo Ireng? Ucapan Prabowo yang Kini Ramai Dibahas Publik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru