BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, 1 Gram Tembus Rp2,616 Juta

Administrator - Kamis, 30 Juli 2026 08:55 WIB
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, 1 Gram Tembus Rp2,616 Juta
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026.

Kenaikan ini mengikuti penguatan harga emas dunia yang dipicu oleh keputusan bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) mempertahankan suku bunga acuannya.

Berdasarkan daftar harga Logam Mulia Antam, harga emas pecahan 1 gram hari ini berada di Rp2.616.000, naik Rp15.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Baca Juga:

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami kenaikan yang lebih besar.

Antam menetapkan harga buyback menjadi Rp2.381.000 per gram, atau naik Rp35.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Berikut daftar harga emas batangan Antam pada Kamis, 30 Juli 2026:

0,5 gram: Rp1.358.000
1 gram: Rp2.616.000
2 gram: Rp5.172.000
3 gram: Rp7.733.000
5 gram: Rp12.855.000
10 gram: Rp25.655.000
25 gram: Rp64.012.000
50 gram: Rp127.945.000
100 gram: Rp255.812.000
250 gram: Rp639.265.000
500 gram: Rp1.278.320.000
1.000 gram: Rp2.556.600.000

Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan penguatan harga emas dunia.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas spot ditutup di level US$4.084,5 per troy ons, naik 1,39 persen dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi posisi tertinggi dalam sepekan terakhir.

Penguatan tersebut dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5–3,75 persen.

Emas dikenal sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

Ketika suku bunga tinggi, daya tarik investasi emas umumnya berkurang karena investor memiliki alternatif investasi yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.


Federal Reserve telah mempertahankan suku bunga selama lima kali rapat berturut-turut.

Namun, keputusan kali ini tidak diambil secara bulat.

Tiga anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yaitu Lorie Logan, Beth Hammack, dan Neel Kashkari, mengusulkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75–4 persen.

Sementara itu, Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan bahwa kenaikan suku bunga masih dapat dilakukan apabila tekanan inflasi belum mereda.

"Jika inflasi tetap bertahan tinggi selama waktu yang kami perkirakan, maka suku bunga akan menjadi bagian dari solusinya. Namun itu tidak berdiri sendiri," kata Warsh.

Pergerakan harga emas global masih akan dipengaruhi oleh perkembangan inflasi Amerika Serikat, arah kebijakan suku bunga Federal Reserve, serta kondisi ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.

Faktor-faktor tersebut juga berpotensi memengaruhi harga emas Antam di pasar domestik.* (bb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dinas PPKB Tanjab Timur Perkuat Upaya Penurunan Stunting Lewat Program GEMAS
Rupiah Tersungkur ke Rp18.109, Ini Penyebab Mata Uang Garuda Tertekan
IHSG Menguat ke 6.143,54, Ini Daftar Saham Pilihan Analis Hari Ini
Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN 2026, Anak Buruh Bangunan dan Petani Raih Predikat Terbaik
Harga Emas Antam Turun Lagi Hari Ini, Apakah Saatnya Beli?
Hadir Lagi! Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Pinjaman Rp500 Juta, Cicilan Mulai Berapa?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru