BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Kopdes Merah Putih Dinilai Belum Sesuai Prinsip Koperasi, Pengamat: Demokratisnya di Mana?

Adelia Syafitri - Minggu, 09 Agustus 2026 08:30 WIB
Kopdes Merah Putih Dinilai Belum Sesuai Prinsip Koperasi, Pengamat: Demokratisnya di Mana?
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Berdasarkan pelaksanaan program di lapangan, Dewi menilai Kopdes Merah Putih belum menerapkan prinsip-prinsip koperasi sebagaimana mestinya.

"Bukannya tidak sesuai (prinsip), tapi semua prinsip koperasi kayaknya dilanggar (oleh kopdes). Prinsip koperasi kopdes tidak mengikuti kaidah," kata dia.

"Ada ketidaksesuaian antara kemauannya seperti apa, praktik/pelaksanaannya seperti apa."

Selain persoalan prinsip koperasi, Dewi menilai Kopdes Merah Putih idealnya memiliki peran lebih besar dalam menyerap dan memasarkan produk lokal.

Menurut dia, konsep Kopdes sebagai penyalur subsidi dan off-taker hasil pertanian membuat program tersebut seharusnya berbeda dengan minimarket ritel pada umumnya.

Namun, dalam praktiknya, sempat muncul video yang memperlihatkan gerai Kopdes menjual produk yang dinilai mirip dengan barang dagangan minimarket, bukan produk petani dan peternak setempat.

Dewi mengatakan Kopdes sebaiknya menyediakan porsi besar untuk produk lokal, seperti hasil pertanian, peternakan dan perikanan.

Ia mencontohkan pengembangan koperasi di Jepang dan India yang menurutnya berfokus pada promosi produk lokal.

"Fokus sektornya (produk yang dijual kopdes) bisa berbeda di tiap lokasi. Kalau yang sekarang terjadi, kopdes bingung mau jual apa, jadi akhirnya gerai diisi produk industri," ujarnya kepada Eddy Wijaya dalam podcast EdShareOn yang tayang pada Rabu, 5 Agustus 2026.

"Berarti sebetulnya mau menyejahterakan industri atau memajukan produk lokal?"

Menurut Dewi, apabila kualitas kemasan atau pengolahan produk lokal masih belum baik, pemerintah dapat membantu meningkatkan kualitas produk tersebut.

"Jadi bisa seperti Jepang, kementerian turun sesuai kapasitasnya dalam memajukan koperasi. Tak hanya Kemenperin, tapi juga Kementerian Pariwisata dan Komdigi yang bisa bantu mempromosikan produk lokal yang didistribusikan oleh Kopdes," kata dia.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
LPPD Kota Binjai Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik, Wali Kota Amir Hamzah Tekankan Tiga Pilar Dakwah
Berpolitik Bukan Cari Enak
Mau Pinjam Rp100 Juta? Ini Tabel Cicilan KUR BRI 2026 dan Syaratnya
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Kekhawatiran Investor soal Kebijakan Prabowo-Gibran
Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Tapi Mengapa Daya Beli Masyarakat Melemah?
Prabowo Akan Rombak Buku Pelajaran SD-SMA, Ini Alasan dan Perubahannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru