BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU, Perkuat Ekosistem Transaksi Mahasiswa

Zulkarnain - Sabtu, 15 Agustus 2026 12:00 WIB
BTN Luncurkan 9.800 KTM Co-Branding USU, Perkuat Ekosistem Transaksi Mahasiswa
BTN terus memperluas dukungan untuk ekosistem transaksi di lingkungan perguruan tinggi melalui peluncuran sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama USU. (foto: Ist/BITV))
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Co-Branding bersama Universitas Sumatera Utara (USU).

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya BTN memperluas ekosistem transaksi perbankan di lingkungan perguruan tinggi sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan generasi muda.

Peluncuran KTM tersebut berlangsung dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USU di Medan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:

Sebanyak 9.800 KTM yang diluncurkan terdiri atas sekitar 8.300 kartu untuk mahasiswa baru dari 16 fakultas dan 1.500 kartu bagi mahasiswa pascasarjana.

KTM Co-Branding USU-BTN tidak hanya berfungsi sebagai kartu identitas mahasiswa.

Kartu tersebut juga terintegrasi dengan layanan perbankan BTN sehingga dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi mahasiswa.

Mahasiswa juga dapat mengakses ekosistem digital balé by BTN melalui layanan yang terintegrasi dengan KTM tersebut.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, yang merupakan alumnus USU, mengatakan kerja sama tersebut memiliki makna tersendiri baginya.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Nixon mengenang masa ketika dirinya pernah menjalani fase yang sama sebagai mahasiswa USU.

Ia berpesan kepada mahasiswa agar bersungguh-sungguh menjalani masa kuliah dan dapat membanggakan keluarga.

"Mulai ke depannya mahasiswa USU akan menggunakan kartu tanda mahasiswa yang sekaligus juga berfungsi sebagai ATM. Mudah-mudahan ini menjadi ATM yang dipakai oleh adik-adik dan bisa menggunakan superapps balé by BTN, sehingga nanti banyak program promo dan diskon khusus buat mahasiswa USU," ujar Nixon di Medan, Jumat (14/8).

Kolaborasi BTN dengan USU merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat bisnis transaksional.

Langkah ini melengkapi bisnis utama BTN di sektor pembiayaan perumahan.

Lingkungan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu segmen strategis bagi BTN untuk meningkatkan transaksi, menghimpun dana murah, sekaligus memperluas basis nasabah.

Bagi BTN, hubungan dengan mahasiswa diharapkan tidak berhenti selama masa perkuliahan.

Ekosistem tersebut diarahkan untuk terus berkembang ketika mahasiswa memasuki dunia kerja, membangun usaha, hingga membutuhkan rumah pertama.

Kerja sama dengan USU melanjutkan strategi BTN dalam memperkuat dukungan terhadap ekosistem perguruan tinggi di Indonesia.

Pada Agustus 2026, BTN juga meluncurkan KTM Co-Branding bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk sekitar 17.000 mahasiswa baru.

Selain itu, BTN menghadirkan KTM terintegrasi bagi hampir 12.000 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Dengan tambahan sekitar 9.800 KTM USU, total sekitar 38.800 KTM Co-Branding BTN telah diluncurkan melalui kolaborasi dengan ketiga perguruan tinggi tersebut sepanjang Agustus 2026.

Ekspansi ini menjadi salah satu pintu masuk BTN untuk memperluas ekosistem transaksi sekaligus memperkenalkan layanan keuangan kepada generasi muda.

Ke depan, kolaborasi BTN dan USU akan diperluas ke sejumlah bidang, mulai dari digitalisasi layanan keuangan, literasi finansial, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, hingga layanan bagi sivitas akademika dan alumni.

BTN juga menargetkan dapat menjadi strategic banking partner bagi USU.

Selain meluncurkan KTM Co-Branding, BTN juga menyerahkan 10 unit Lahsamor kepada USU.

Alat tersebut digunakan untuk mengolah sampah organik dan mendukung pengelolaan lingkungan di lingkungan kampus.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BTN dalam mendukung keberlanjutan.

Melalui program tersebut, BTN tidak hanya berupaya memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan bagi masyarakat.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ini Target Besar Prabowo untuk 2027: Ekonomi 6 Persen hingga Kemiskinan Turun
Jelang HUT ke-81 RI, Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras Premium ke Malaysia
Membedah Kawan dan Lawan Prabowo dalam Pidato di Sidang MPR 2026
IHSG Merah Pekan Ini! Kapitalisasi Pasar BEI Justru Tembus Rp11.243 Triliun, Ini 10 Saham Paling Anjlok
BUMN Bermasalah 30 Tahun Terakhir, Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Direksi
Prabowo Bentuk PFII, Jakarta dan Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Internasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru