BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Kadin Sumut Sambut Positif BRT Listrik Mebidang, Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi Pekerja

Johan - Rabu, 19 Agustus 2026 22:41 WIB
Kadin Sumut Sambut Positif BRT Listrik Mebidang, Dinilai Bisa Tekan Biaya Transportasi Pekerja
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kadin Sumatera Utara menghadiri Launching Angkutan Umum Massal BRT Mebidang di Terminal Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Rabu (19/8/2026). (foto: Diskominfo Sumut) Foto : Dinas Kominfo Sumut / Munawar Hara
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Penumpang nantinya ditargetkan cukup membayar sekali meskipun harus berpindah koridor.

Dengan skema tersebut, pekerja tidak lagi terbebani tarif ganda ketika harus berganti layanan dalam perjalanan.

Firsal menilai salah satu manfaat penting BRT Mebidang adalah membuka peluang bagi industri pengolahan menerapkan sistem tiga shift secara penuh selama 24 jam.

Layanan BRT tersebut menggunakan skema Buy The Service (BTS).

Dengan skema ini, pengemudi tidak dibebani kewajiban mengejar setoran penumpang sehingga dapat lebih fokus terhadap ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.

Firsal juga menyoroti aspek keamanan pekerja, terutama mereka yang bekerja pada malam hingga dini hari.

"Dengan bus Listrik ini juga tingkat keamanan pekerja menjadi lebih terjaga dari ancaman begal, jelas Firsal."

Menurut dia, kekhawatiran terhadap aksi kejahatan di jalan menjadi salah satu alasan pekerja menghindari perjalanan menggunakan sepeda motor pada malam hari.

"Saat ini kita lihat occupancy bus mencapai 85 persen dan kalau kita cari pembandingnya dengan moda transportasi lain seperti sepedamotor yang bisa cepat sampai tujuan, sepertinya sudah tidak relevan. Ada perubahan gaya hidup dan mindset warga Medan sekitarnya sehingga lebih memilih bus. Kalua soal cepat sampai tujuan, pasti mereka pilih sepedamotor. Maka ini kita sebut new paradigm. Paradigma baru dan cara berfikir yang berubah sehingga lebih memilih transportasi massal," ungkapnya.

Firsal berharap layanan BRT dapat beroperasi selama 24 jam sehingga pekerja yang masuk atau pulang pada malam dan dini hari tetap memiliki pilihan transportasi yang aman.

"Selain itu, kehadiran operasional bus ini akan meramaikan kota. Begini, semakin ramai satu kota tingkat kriminalitasnya semakin rendah. Itu harapan kita. Kemudian bus ini bisa membawa yang bekerja shift malam dan juga yang akan pulang dinihari atau pagi hari. Bahkan jika memungkinkan bus yang pagi mengantar anak sekolah bisa menggratiskannya," kata dia.

Ia mengatakan subsidi transportasi juga dapat membantu mengurangi beban keluarga pekerja.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
11 Tahun Bersembunyi, Terpidana Korupsi Retribusi Terminal Dumai Ditangkap di Aceh
Ngaku Polisi, Pria di Medan Diduga Rudapaksa Remaja di Bangunan Kosong dan Curi Ponsel Korban
Rico Waas Apresiasi Pameran Foto “Prahara Pulau Emas”: Foto Jurnalistik Bisa Ciptakan Harapan
Dua Nama Mengerucut di Musda Demokrat Sumut, Mikhael Siregar Sarankan Lokot Nasution Ikhlas
Ponpes di Medan Rusak Parah Diterjang Angin Kencang, 15 Santriwati Diungsikan
Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga 21 Agustus di Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru