Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
CGS International Sekuritas Indonesia menilai pelemahan bursa Wall Street menjadi salah satu sentimen negatif bagi pasar domestik. Di sisi lain, pergantian Menteri Keuangan diharapkan menjaga kredibilitas APBN, sementara kenaikan sejumlah harga komoditas dapat menjadi sentimen positif.
CGS memperkirakan IHSG bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.465-6.395 dan resistance 6.600-6.670.
Panin Sekuritas juga memproyeksikan IHSG berpotensi menguat meski pasar global masih dibayangi volatilitas tinggi. Investor masih mencermati kenaikan harga minyak dan potensi perubahan suku bunga The Fed.
Ekspektasi terhadap Menteri Keuangan baru dinilai dapat mendorong kebijakan fiskal yang lebih prudent serta membantu menjaga stabilitas nilai tukar dan yield obligasi.
Di tengah dinamika tersebut, sejumlah saham menjadi pilihan berbagai sekuritas. BRIDS merekomendasikan UNTR, COCO, dan BBNI. Phintraco memilih BMRI, BBNI, BBRI, TLKM, dan ASII.
Sementara CGS merekomendasikan BMRI, BBNI, ASII, DSNG, BRMS, dan AMMN. Panin Sekuritas memilih BNGA, CLEO, dan ANTM.
Selain sentimen domestik, pasar juga masih menghadapi tekanan dari faktor global. Perhatian investor tertuju pada rapat Federal Reserve Amerika Serikat yang hasilnya dijadwalkan diumumkan pada Kamis (17/9/2026) dini hari waktu Indonesia.
Pergerakan harga minyak, arah yield obligasi global, nilai tukar rupiah, serta perkembangan geopolitik juga akan menjadi faktor yang memengaruhi arah IHSG dalam perdagangan selanjutnya.* (bb/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.