BREAKING NEWS
Minggu, 20 September 2026

Harga Pangan Akhir Pekan Naik: Beras, Daging Sapi, Telur hingga Cabai Melonjak

Administrator - Minggu, 20 September 2026 09:53 WIB
Harga Pangan Akhir Pekan Naik: Beras, Daging Sapi, Telur hingga Cabai Melonjak
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional kembali bergerak naik di akhir pekan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional hingga Minggu, 20 September 2026, kenaikan terjadi pada beras, daging sapi, telur ayam, gula, minyak goreng kemasan, bawang putih, hingga berbagai jenis cabai.

Sementara itu, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, di antaranya daging ayam ras, minyak goreng curah, dan bawang merah.

Baca Juga:

Kenaikan terjadi pada hampir seluruh jenis beras yang tercatat dalam data PIHPS Nasional.

Harga beras kualitas bawah I naik Rp100 atau 0,68 persen menjadi Rp14.900 per kilogram.

Beras kualitas medium I naik Rp50 atau 0,3 persen menjadi Rp16.650 per kilogram.

Beras kualitas medium II juga naik 0,31 persen menjadi Rp16.400 per kilogram.

Sementara beras kualitas super I naik 0,56 persen menjadi Rp17.950 per kilogram dan beras super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kilogram.

Kenaikan harga beras ini menjadi salah satu perubahan yang perlu diperhatikan masyarakat karena beras merupakan salah satu kebutuhan pokok utama rumah tangga.

Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi juga mengalami kenaikan.

Harga daging sapi kualitas 1 naik Rp950 atau 0,62 persen menjadi Rp153.050 per kilogram.

Daging sapi kualitas 2 naik Rp950 atau 0,67 persen menjadi Rp143.750 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga naik Rp200 atau 0,67 persen menjadi Rp30.050 per kilogram.

Namun, tidak semua komoditas protein hewani mengalami kenaikan.

Harga daging ayam ras segar justru turun Rp100 atau 0,24 persen menjadi Rp42.350 per kilogram.

Harga gula pasir juga bergerak naik. Gula pasir kualitas premium naik 0,25 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.

Sementara harga gula pasir lokal naik 0,52 persen menjadi Rp19.200 per kilogram.

Pada komoditas minyak goreng, harga bergerak beragam. Minyak goreng curah turun Rp50 atau 0,24 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,41 persen menjadi Rp24.450 per kilogram.

Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga naik 0,43 persen menjadi Rp23.600 per kilogram.

Pergerakan harga bawang merah dan bawang putih berbeda.

Harga bawang merah ukuran sedang turun Rp450 atau 1,19 persen menjadi Rp37.250 per kilogram.

Sementara harga bawang putih ukuran sedang justru naik Rp100 atau 0,25 persen menjadi Rp39.400 per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai. Seluruh jenis cabai yang tercatat dalam data PIHPS mengalami kenaikan harga.

Harga cabai merah besar naik 6,23 persen menjadi Rp58.000 per kilogram.

Cabai merah keriting mengalami kenaikan 9,42 persen menjadi Rp69.100 per kilogram.

Kemudian harga cabai rawit hijau naik 4,81 persen menjadi Rp67.600 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah yang mencapai 6,78 persen menjadi Rp96.100 per kilogram.

Dengan demikian, pergerakan harga pangan pada akhir pekan menunjukkan pola yang beragam.

Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, daging sapi, telur, gula, dan cabai mengalami kenaikan, sementara beberapa komoditas lain seperti daging ayam, bawang merah, dan minyak goreng curah justru mengalami penurunan.* (bi/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Cari HP Murah? Redmi 17 4G dan Nubia A57 Bawa Spesifikasi Menarik, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Harga Emas Antam Hari Ini 20 September 2026 Tak Berubah, 1 Gram Rp2.638.000
Cegah Rabies Menular ke Manusia, Pemprov Sumut Siapkan Vaksinasi Gratis 15.000 HPR
Viral Pungli Wisatawan di Pantai Bebas Parapat, Spot Foto Berbayar Langsung Dibongkar
Harga Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Ukuran 1 Gram Kini Tembus Rp2,638 Juta di Akhir Pekan
Jaga Kualitas MBG dan Kendalikan Harga Pangan, TPID Sumut Perkuat Tata Kelola SPPG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Purbaya Capres Alternatif 2029?

Purbaya Capres Alternatif 2029?

OlehFirdaus ArifinBELUM genap debu pergantian jabatan mengendap, nama Purbaya Yudhi Sadewa sudah dilempar ke gelanggang yang jauh lebih bes

OPINI