BREAKING NEWS
Jumat, 25 September 2026

IHSG Dibuka Menguat 0,28 Persen ke Level 6.316, Saham AMRT dan CUAN Naik

Adelia Syafitri - Jumat, 25 September 2026 09:35 WIB
IHSG Dibuka Menguat 0,28 Persen ke Level 6.316, Saham AMRT dan CUAN Naik
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, 25 September 2026.

IHSG naik 0,28 persen atau 17,61 poin ke level 6.316,22.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada awal perdagangan IHSG bergerak di rentang 6.311,98 hingga 6.323,62.

Baca Juga:

Sebanyak 220 saham tercatat menguat, sementara 155 saham melemah dan 257 saham lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar berada di level Rp11.070,07 triliun.

Sejumlah saham yang tergabung dalam indeks LQ45 mencatat kenaikan pada awal perdagangan.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar, yakni 1,95 persen ke level Rp1.305 per saham.

Kemudian PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menguat 1,60 persen menjadi Rp955 per saham.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) naik 1,53 persen ke Rp8.275 per saham.

PT Indosat Tbk. (ISAT) juga menguat 0,83 persen menjadi Rp2.420 per saham.

Sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 0,74 persen ke level Rp4.100 per saham.

Pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat masih menjadi perhatian pelaku pasar setelah indeks melemah cukup signifikan pada perdagangan sebelumnya.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan secara teknikal, IHSG berisiko kembali menguji area support setelah mengalami pelemahan pada perdagangan sebelumnya.

"IHSG berpotensi lanjut koreksi jika gagal break kembali di atas 6.300," ujar Fanny dalam riset harian BNI Sekuritas, Jumat (25/9/2026).

Pada perdagangan Kamis, IHSG ditutup turun 1,2 persen. Penjualan bersih investor asing atau net sell tercatat mencapai Rp1,42 triliun.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar dan saham sektor tambang menjadi sasaran aksi jual investor asing, di antaranya BMRI, BBRI, TLKM, ANTM dan DEWA.

Secara teknikal, area support IHSG berada di kisaran 6.220-6.280, sedangkan area resistance berada pada level 6.300-6.330.

Dari pasar global, bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup bervariasi.

Kenaikan saham Meta Platforms sebesar 4,5 persen membantu menahan tekanan terhadap Nasdaq.

Sementara itu, indeks S&P 500 dan Dow Jones berada dalam tekanan di tengah ketegangan geopolitik Amerika Serikat dan Iran yang turut mendorong harga minyak mentah Brent hingga sekitar US$107 per barel.

Bursa Asia juga cenderung bergerak melemah. Shanghai Composite turun 1,22 persen, Hang Seng terkoreksi 0,29 persen, sedangkan Taiex Taiwan turun 0,28 persen.

Pergerakan bursa Asia tersebut berlangsung ketika investor mencermati perkembangan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.

Pergerakan IHSG dan saham individual dapat berubah sepanjang sesi perdagangan.

Informasi ini bersifat pemberitaan pasar dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham.

Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.* (bi/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Turun Lagi Rp15.000, Kini Jadi Rp2,59 Juta per Gram
Pemko Medan Juara 1 TP2DD Wilayah Sumatera, Digitalisasi Transaksi Daerah Makin Diperkuat
Infinix XBOOK 14 NEO Resmi Meluncur di Indonesia! Laptop Ringan, Harga Mulai Rp7,99 Juta
Rupiah Terus Tertekan, Dibuka Turun 43 Poin ke Rp17.861 per Dolar AS
IHSG Dibuka Melemah 0,46% ke 6.345, BUMI hingga ANTM Masuk Zona Merah
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok, Jadi Rp2,605 Juta per Gram
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru