Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,788 poin atau 0,37 persen ke level 6.144,488 pada perdagangan Rabu (30/9/2026) pagi. Penguatan terjadi setelah IHSG dibuka di posisi 6.118,048.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.06 WIB, sebanyak 376 saham emiten menguat. Sementara 154 saham melemah dan 181 saham lainnya bergerak stagnan.
Total transaksi yang tercatat hingga waktu tersebut mencapai Rp765,909 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 3,358 miliar saham.
Baca Juga:
Penguatan IHSG terjadi setelah pada perdagangan Selasa (29/9/2026), indeks ditutup terkoreksi 0,43 persen. Pada perdagangan tersebut, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp537 miliar.
Sejumlah saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain BMRI, TLKM, BBCA, PTBA dan ADRO.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan atau rebound pada perdagangan hari ini.
Fanny memproyeksikan IHSG bergerak menuju level 6.160 hingga 6.200. Namun, dia mengingatkan adanya potensi koreksi apabila indeks gagal menembus level 6.200.
"Support IHSG 6.040-6.100 dan resist IHSG 6.160-6.200," kata Fanny dalam riset hariannya.
Pergerakan IHSG turut dipengaruhi oleh kondisi pasar saham global. Pada perdagangan Selasa (29/9/2026), Wall Street ditutup melemah tipis di tengah kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat yang bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa dekade.
Dow Jones Industrial Average turun 0,26 persen, S&P 500 melemah 0,17 persen dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,08 persen.
Sementara itu, pergerakan bursa saham Asia cenderung beragam. Nikkei 225 Jepang turun 0,6 persen, Topix merosot 1,72 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,48 persen, Taiex Taiwan turun 0,82 persen dan KOSPI Korea Selatan berkurang 0,27 persen.
Di sisi lain, ASX 200 Australia justru menguat 0,34 persen.
Pergerakan IHSG selanjutnya masih akan dipengaruhi kondisi pasar global serta aktivitas investor di pasar saham domestik. Level 6.200 menjadi salah satu titik yang diperhatikan pelaku pasar dalam perdagangan hari ini.* (mt/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.