Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JERMAN — Uni Kristen Demokrat (CDU), partai konservatif terbesar di Jerman, menegaskan pentingnya stabilitas keamanan di Ukraina sebagai bagian dari perlindungan keamanan Eropa. Dalam program kampanye mereka menjelang pemilu dini Februari mendatang, CDU menyatakan bahwa jika Ukraina jatuh, ancaman terhadap negara-negara Uni Eropa lainnya akan meningkat.
CDU juga menyebut bahwa jaminan keamanan untuk Ukraina dapat diberikan bersama Amerika Serikat dan mitra NATO Eropa lainnya. Isyarat ini membuka kemungkinan peran langsung Jerman dalam mengamankan gencatan senjata di Ukraina, meskipun hal tersebut dapat berujung pada pengerahan tentara Jerman di wilayah konflik. Perdebatan besar muncul terkait permintaan Ukraina untuk rudal Taurus yang memiliki daya jelajah hingga 500 kilometer.
Kanselir Olaf Scholz dari Partai Sosial Demokrat (SPD) menolak pengiriman senjata ini dengan alasan potensi eskalasi perang jika rudal digunakan untuk menargetkan Moskow. Namun, kandidat kanselir CDU/CSU Friedrich Merz menyatakan kesediaannya untuk memasok Taurus, dengan syarat berkonsultasi terlebih dahulu dengan mitra NATO.
“Pengiriman senjata dianggap memicu perang, sementara penghentian pengiriman diyakini memperlambatnya,” ujar Thomas Erndl, pakar kebijakan luar negeri CSU. Partai Liberal Demokrat (FDP) mendukung pengiriman Taurus secepatnya, sedangkan SPD tetap tegas menentang langkah tersebut.
CDU juga berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan. Mereka menolak tuntutan lima persen dari PDB yang diminta oleh Donald Trump, Presiden AS terpilih, tetapi mendukung target NATO sebesar dua persen sebagai angka minimum. CSU bahkan mendorong alokasi hingga tiga persen untuk memperkuat industri pertahanan Jerman.
Hasil pemilu akan menjadi kunci bagi kebijakan luar negeri Jerman. Analis memprediksi jika CDU/CSU berkoalisi dengan SPD, pendekatan keamanan akan tetap hati-hati. Namun, koalisi dengan Partai Hijau dapat membawa perubahan signifikan, mengingat dukungan kuat Partai Hijau terhadap bantuan militer untuk Ukraina.
Rudal Taurus, meskipun bukan senjata yang dapat mengubah jalannya perang, telah menjadi simbol ketakutan Jerman akan keterlibatan langsung. Friedrich Merz menegaskan bahwa Jerman perlu memimpin di Eropa, berbeda dengan kebijakan Olaf Scholz yang dinilai terlalu berhati-hati.
(CHRISTIE)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK