Sentil Tokoh Suka Pamer Pintar, Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri!
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kepintaran sebagai alasan untuk bersikap sombo
NASIONAL
JAKARTA -Sidang lanjutan kasus dugaan tindak asusila yang menjerat Vadel Badjideh kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (2/7/2025).
Sidang berlangsung tertutup dan sempat diwarnai ketegangan emosional antara pihak keluarga dan terdakwa, khususnya saat anak Nikita Mirzani, LM alias Lolly, memberikan kesaksian.
Kuasa hukum Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, menjelaskan bahwa Lolly merasa tidak nyaman untuk bersaksi di hadapan ibunya, yang turut hadir dalam persidangan.
"Lolly tidak mau memberikan keterangan, ada ibunya takutnya tersakiti, sehingga dipersilakan ibunya untuk tunggu di luar," ujar Oya kepada wartawan usai sidang.
Namun, keberatan disampaikan langsung oleh Nikita Mirzani kepada majelis hakim. Ia meminta agar tetap diizinkan untuk mendampingi proses kesaksian sang anak. Setelah mempertimbangkan, majelis hakim akhirnya memperbolehkan Nikita untuk tetap berada di ruang sidang.
"Nikita keberatan, sehingga dipersilakan kembali oleh majelis untuk boleh mendengar dan menyaksikan keterangan anaknya," lanjut Oya.
Dalam sidang yang berlangsung secara tertutup itu, Vadel Badjideh juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Nikita Mirzani. Kuasa hukumnya memastikan bahwa permintaan tersebut telah diterima dan ditanggapi oleh pihak Nikita.
"Vadel sudah menyampaikan permintaan maafnya secara langsung kepada Nikita dan sudah dijawab juga," kata Oya.
Ia pun berharap proses hukum ini bisa segera menemui titik terang, serta dapat diselesaikan secara adil dan damai oleh semua pihak.
"Mudah-mudahan semua akan baik ke depannya, yang pasti hari ini sidangnya berjalan dengan sangat bagus," pungkasnya.
Sebelumnya, Vadel telah dijerat dengan sejumlah pasal berat terkait perlindungan anak dan kesehatan, termasuk:
Pasal 81 ayat 2 jo Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,
Pasal 77A ayat 1 UU Perlindungan Anak,
Pasal 428 huruf A jo Pasal 60 UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Kesehatan,
Pasal 348 KUHP.
Dengan dakwaan tersebut, Vadel Badjideh terancam hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara. Hingga saat ini, ia tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum.*
(d/j006)
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kepintaran sebagai alasan untuk bersikap sombo
NASIONAL
MEDAN Polrestabes Medan menangkap seorang residivis berinisial M Arif Matondang (30) yang diduga menjadi spesialis pencurian kendaraan ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait data desil kesejahteraan yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi seben
NASIONAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengingatkan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, perihal aturan Kitab Unda
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
JAKARTA Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan
ENTERTAINMENT
MEDAN Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara (Sumut) berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut. Pertemuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Peraih Nobel Ekonomi 2024 sekaligus penulis buku Why Nations Fail, James A. Robinson, menilai kemajuan suatu negara tidak boleh be
NASIONAL
BANJAR Penggunaan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak pada kola
PERISTIWA