Diisukan Tewas, Netanyahu Akhirnya Muncul ke Publik: Iran Bukan Lagi Negara yang Sama
JAKARTA Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik untuk pertama kalinya sejak konflik bersenjata antara Israel
INTERNASIONAL
JAKARTA - Sidang lanjutan kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Namun, suasana berubah tegang ketika Nikita secara emosional menolak kembali ke rumah tahanan sebelum rekaman bukti yang dimilikinya terkait Reza Gladys diputar di muka persidangan.
"Saya tidak mau balik ke tahanan! Saya minta rekaman diputar di muka persidangan," teriak Nikita di hadapan majelis hakim, Kamis (31/7).
Nikita menegaskan bahwa dirinya merasa dikriminalisasi dan dirugikan secara waktu karena tidak bisa merawat anak-anaknya selama dalam tahanan.
Ia berharap rekaman yang diklaim sebagai bukti keterlibatan Reza Gladys dan suaminya, Attaubah Mufid, dalam pengaturan aparat hukum, dapat membuka tabir dugaan ketidakadilan yang ia alami.
Setelah sempat memanas, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Inda Putri Manurung menjelaskan bahwa Nikita tetap memiliki hak menghadirkan bukti tambahan, namun harus dilakukan setelah semua saksi JPU selesai diperiksa.
"Anda punya waktu untuk menghadirkan alat bukti, sesuai dengan KUHAP. Tapi setelah kami selesai memeriksa semua saksi dari pihak JPU," ujar Inda.
Usai hakim meninggalkan ruang sidang, Nikita sempat memutar sebagian isi rekaman dari ponsel milik kuasa hukumnya. Meski akhirnya ia melunak dan kembali mengenakan rompi tahanan, insiden ini memperkuat persepsi publik bahwa sidang kasus ini penuh dengan dinamika dan tekanan.
Sebelumnya, Nikita telah menyerahkan rekaman sebagai bukti dugaan adanya intervensi pihak Reza Gladys terhadap jalannya proses hukum, termasuk dugaan "main mata" dengan jaksa dan majelis hakim.
Kasus ini sendiri berawal dari tudingan bahwa Nikita Mirzani meminta uang Rp 4 miliar sebagai "uang tutup mulut" atas produk skincare milik Reza Gladys yang disebut-sebut tidak terdaftar di BPOM. Dalam dakwaan, uang tersebut disebut digunakan Nikita untuk membayar cicilan rumah (KPR).*
(j006)
JAKARTA Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik untuk pertama kalinya sejak konflik bersenjata antara Israel
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan anggota tim teknis analisa kebutuhan alat pembelajaran teknologi informasi, Stefani Nadia Purnama, mengungkap isi pertemu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan upaya mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk membungkam Pansus Haji
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya aliran biaya percepatan haji khusus pada kuota tambahan 2023 yang diduga me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan fee percepatan ibadah haji khusus yang melibatkan mantan Menteri Agama (Men
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengungkapkan pemerintah pusat akan menambah anggaran penanganan pascabencana di
PEMERINTAHAN
MEDAN Di tengah masyarakat Batak, terdapat sebuah tradisi yang sarat makna penghormatan kepada orang tua, yaitu Manulangi. Ritual ini di
SENI DAN BUDAYA
TOBA Di tengah keindahan Danau Toba, terdapat kampung tua yang masih mempertahankan tata ruang tradisional masyarakat Batak Toba, salah
PARIWISATA
MEDAN Warga di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan bernama Maria
PERISTIWA